Erick Thohir Akui Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Bakal Pengaruhi Utang Garuda Indonesia

Jumat, 20 Maret 2020 15:12 Reporter : Anggun P. Situmorang
Erick Thohir Akui Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Bakal Pengaruhi Utang Garuda Indonesia Garuda Indonesia. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat atau USD akan mempengaruhi pinjaman berbagai BUMN. Salah satunya BUMN penerbangan, Garuda Indonesia.

"Memang secara kondisi industri penerbangan berat. Ini menjadi fenomena global. apalagi umrah tidak. Dan Australia kini menutup, pasti Garuda terdampak," ujar Erick di Jakarta, Jumat (20/3).

Erick mengatakan, untuk mengatasi pembengkakan utang, pihaknya telah melakukan renegosiasi secara menyeluruh. "Kita dari satu bulan lalu sudah melakukan negosiasi secara menyeluruh terkait Garuda," jelasnya.

Secara umum, Erick mengakui bahwa kondisi yang dihadapi dunia usaha penuh tantangan. Karenanya, butuh usaha keras untuk tetap mempertahankan performa BUMN layaknya tahun sebelumnya.

"Yang lainnya cukup aman. Yang pasti kalau ada hubungannya dengan pemerintahan seperti PLN atau yang bersubsidi-bersubsidi itu bukan termasuk utang hanya masalah cashflow," jelasnya.

Meski demikian, dia yakin sektor perekonomian akan cepat bangkit dan bereaksi atas dampak yang ditimbulkan pandemi virus corona. Dengan penanganan dari sektor kesehatan, menjaga daya beli, perekonomian serta moneter.

Baca Selanjutnya: Jokowi Minta BI Jaga Nilai...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini