KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Empat SPBU di Jabodetabek tidak jual premium

Jumat, 27 April 2012 08:33 Reporter : Saugy Riyandi
SPBU. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Selain kawasan Pondok Indah, PT Pertamina menyebutkan bahwa ada beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang tidak akan menjual premium bagi konsumennya. Kawasan elit lain di wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) menanti giliran untuk menerapkan kebijakan penghilangan BBM bersubsidi.

Sekarang sudah ada 4 SPBU di kawasan elit yang jual BBM non subsidi, ujar Vice President Corporate Communication PT Pertamina Mochamad Harun kepada merdeka.com, Kamis (26/4) malam.

Namun, Harun belum dapat menjelaskan lebih lanjut mengenai mekanisme dan teknis penghilangan BBM bersubsidi di kawasan elit, apakah dengan membangun SPBU baru atau menghilangkan tangki penyimpanan premium di SPBU-SPBU yang ada di kawasan elit. Jika Pertamina memilih membangun SPBU baru yang khusus menjual Pertamax, maka dibutuhkan investasi yang sangat besar.

Harun berharap, Pondok Indah sebagai pilot project penghilangan BBM bersubsidi dikawasan elit bisa berjalan optimal agar bisa diimplementasikan ke kawasan lain. Semoga saja tahun ini bisa lebih banyak lagi, kata Harun.

Rencana tersebut mendapat dukungan dari Menteri Badan Usaha MilikNegara (BUMN) Dahlan Iskan yang mengaku telah bertemu langsung dengan bagian pemasaran PT Pertamina agar premium dihilangkan dari SPBU di kawasan elit. Nantinya premium tidak ada lagi di SPBU kawasan elit. Saya tidak mau lihat lagi masih ada SPBU kawasan elit menjual premium, ujar Dahlan beberapa waktu lalu. [oer]

Topik berita Terkait:
  1. Pembatasan BBM

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.