Ekspor Meningkat Selama Pandemi, Produk Hortikultura Kerek Kesejahteraan Petani

Senin, 10 Agustus 2020 18:30 Reporter : Sulaeman
Ekspor Meningkat Selama Pandemi, Produk Hortikultura Kerek Kesejahteraan Petani Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. ©2020 Foto: Lutfi/Humas Ekon

Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartanto, menyambut baik adanya lonjakan ekspor buah segar Indonesia pada Januari - Mei 2020 mencapai 375.000 ton dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dia pun optimistis sektor hortikultura mampu menjadi pengungkit bagi nilai tukar petani (NTP) yang dianggap masih belum menggembirakan.

"Hortikultura menjadi andalan untuk potensi ekspor yang ternyata cukup besar. Kita punya tantangan terkait nilai tukar petani di tengah pandemi ini. Tetapi termitigasi oleh tanaman hortikultura," tegasnya melalui Webinar Gerakan Konsumsi Buah Nusantara di Jakarta, Senin (10/8).

Maka, lanjutnya torehan positif tersebut harus lebih dimaksimalkan kedepannya. Antara lain dengan membuat suatu kawasan khusus industri hortikultura di daerah yang potensial.

Adapun komoditas utamanya yakni Manggis, Nanas, Salak dan berbagai jenis buah tropis lainnya. "Jenis buah ini cukup bagus dan mempunyai andalan potensi ekspor cukup besar," imbuh dia.

Selain itu, Menko Airlangga juga berjanji untuk mempercepat serapan berbagai program penanganan dan pemulihan ekonomi akibat pandemi ini. Khususnya dengan penerima manfaat dari kelompok masyarakat paling terdampak, salah satunya kelompok petani.

"Di dalam situasi Covid diperlukan kehadiran negara untuk meningkatkan daya tahan sektor pertanian. Dengan beberapa program bantuan dipercepat (penyerapannya)," paparnya.

Baca Selanjutnya: Nilai Tukar Petani Juli...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini