Ekonomi setara negara maju, daya setrum RI kudu 1.000 watt/kapita

Sabtu, 14 Mei 2016 11:36 Reporter : Sri Wiyanti
Ekonomi setara negara maju, daya setrum RI kudu 1.000 watt/kapita

Merdeka.com - Dewan Energi Nasional (DEN) menyebut salah satu syarat agar ekonomi Indonesia setara negara maju. Yaitu, kapasitas listrik di Tanah Air setidaknya harus mencapai 1.000 watt per kapita.

"Saat ini, jumlah penduduk Indonesia 250 juta, namun kapasitas pembangkit listriknya baru 53 Gigawatt atau 200 watt per kapita," ungkap Anggota DEN Tumiran dalam diskusi "Mengapa 35 ribu megawatt lambat?" di Jakarta, Sabtu (14/5).

Menurutnya, kapasitas listrik per kapita sebesar itu masih jauh di bawah Malaysia. Di negeri jiran tersebut kapasitas listrik per kapitanya mencapai 950 watt.

"Ini menjelaskan mengapa industri di Malaysia lebih maju."

Atas dasar itu, dia mendorong pemerintah membongkar paradigma bahwa penyediaan listrik harus mengikuti pertumbuhan ekonomi. Karena, penyediaan listrik seharusnya dinilai sebagai salah satu syarat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Pada Desember 2014, Kapasitas pembangkit listrik di China sekitar 1.300 gigawatt. Setahun kemudian, Desember 2015, meningkat jadi sekitar 1.500 gigawatt," kata mantan Dekan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada tersebut.

"Peningkatan itu lantaran China sadar bahwa penyediaan listrik bisa men-drive ekonomi, bukan penyediaan listrik mengikuti pertumbuhan ekonomi."

DEN menargetkan kapasitas listrik nasional bisa mencapai 115 gigawatt pada 2025. Kemudian meningkat menjadi 450 gigawatt pada 2050.

Berli Martawardaya, Peneliti Institue for Development of Economics and Finance (Indef), menilai peningkatan elektrifikasi menjadi kunci pemerintah untuk meningkatkan perekonomian Indonesia.

"Industri bisa tumbuh kalau ada listrik," katanya. "Pascakrisis moneter, pertumbuhan industri manufaktur Indonesia anjlok di bawah rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional." [yud]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini