Ekonomi RI Bisa Kembali Normal Jika Vaksin Corona Sudah Ditemukan

Jumat, 29 Mei 2020 15:37 Reporter : Siti Nur Azzura
Ekonomi RI Bisa Kembali Normal Jika Vaksin Corona Sudah Ditemukan Suasana mal di tengah penerapan PSBB di Jakarta. ©2020 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Hippindo Haryanto Pratantara mengatakan, pembukaan mal bisa memberikan efek ke perekonomian Indonesia setelah lumpuh akibat virus corona. Meski demikian, hal itu tidak serta merta membuat perekonomian berjalan secara normal, sampai vaksin benar-benar ditemukan dan dipasarkan secara luas.

Dia menjelaskan, efek domino dibukanya mal salah satunya pada penyerapan tenaga kerja, setelah sektor usaha tersebut menutup operasionalnya selama masa pandemi corona. Seperti karyawan tenant atau toko, penjaga pintu masuk parkir, hingga petugas kebersihan akan kembali bekerja jika Pemerintah memutuskan pusat perbelanjaan boleh beroperasi kembali.

"Dengan mal dibuka, para tenant di dalam mal dan karyawannya bisa bekerja kembali, dan jumlahnya tentu cukup besar dalam satu mal. Efeknya cukup besar dari dua sisi, baik dari pihak mal sendiri dan penyewa," kata Haryanto dikutip Antara, Jumat (29/5).

Selain itu, ketika mal dibuka juga turut berimbas pada bertumbuhnya perekonomian di sekitar mal, seperti warung makanan. Warung makanan akan kembali berusaha untuk melayani para karyawan saat makan siang dan jam kerja. Selain warung makanan, penyedia tempat tinggal seperti kos dan kontrakan juga akan kembali tumbuh usahanya.

Sektor transportasi, khususnya yang berbasis aplikasi juga akan kembali bergeliat dengan bertambahnya trafik perjalanan menuju dan dari mal. "Saat mal dan restoran di dalamnya sudah beroperasi kembali, orang juga mulai order makanan lagi. Adanya trafik ke mal juga membuat masyarakat mulai order Go-car atau Grabcar lagi," kata Haryanto.

Dia menambahkan, sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) juga akan kembali hidup, baik pelaku UMKM yang memiliki toko dan menjual produknya, maupun pelaku UMKM yang berperan sebagai pemasok.

Dengan tatanan normal baru, kesadaran masyarakat diharapkan untuk menjalankan protokol kesehatan secara tertib, sehingga kekhawatiran akan dibukanya mal terhadap penyebaran COVID-19, bisa dihindari. Rencana Pemerintah untuk kembali membuka mal sebagai upaya menggerakkan roda perekonomian, dinilai sebagai cara yang paling aman, dibandingkan pasar komersial lainnya, seperti pasar tradisional.

Pusat perbelanjaan modern dengan ruang yang lebih luas, tentunya memudahkan diterapkan jaga jarak atau "physical distancing" antar pengunjung. Selain itu, para tenant dan karyawannya juga lebih profesional dan teredukasi untuk menjalankan protokol kesehatan COVID-19.

Baca Selanjutnya: Terkendala Izin Gubernur...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini