Dukung PSBB, BI Sebut 95 Persen Pegawai Sudah Bekerja dari Rumah

Kamis, 9 April 2020 16:05 Reporter : Anisyah Al Faqir
Dukung PSBB, BI Sebut 95 Persen Pegawai Sudah Bekerja dari Rumah Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. ©2020 Humas Bank Indonesia

Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mendukung penuh pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang bakal diterapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, kebijakan ini bakal mempercepat penanganan wabah virus corona.

"Saya sampaikan semakin cepat kita bisa atasi itu (virus corona), akan semakin baik," kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (9/4).

Saat ini masing-masing negara juga sudah mengeluarkan berbagai stimulus untuk menenangkan pasar. Maka dari itu, Perry menilai, berbagai kebijakan pemerintah dalam penanganan wabah ini akan mendorong tren positif di pasar keuangan.

Perry pun mendukung dan meminta semua pihak ikut bekerja sama dalam pelaksanaan PSBB yang diterapkan pemerintah daerah. "Semakin cepat mengatasi pandemi ini dampaknya ke ekonomi akan lebih baik," kata Perry.

Demi mendukung pelaksanaan PSBB, pihaknya juga telah menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home bagi karyawan Bank Indonesia. Dia menyebut 95 persen pegawai Bank Indonesia telah bekerja dari rumah atau work from home.

"Pegawai kami juga sudah bekerja dari rumah sebanyak 95 persen," kata dia.

1 dari 1 halaman

DKI Terapkan PSBB, BI Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan

psbb bi pastikan layanan publik tetap berjalan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai 10 April mendatang akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Penerapan PSBB ini dalam rangka mempercepat penanganan virus corona yang tengah mewabah di Indonesia.

Bank Indonesia (BI) mendukung sepenuhnya keputusan pemerintah tersebut. Meski begitu, Bank Indonesia memastikan akan tetap beroperasi melayani publik.

Hal ini pun menjadi pengecualian dan berdasarkan pada Pasal 13 ayat 3 dari Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Republik Indonesia No.9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

"Dalam pedoman pelaksanaan PSBB, Bank Indonesia, lembaga keuangan, dan perbankan diberikan pengecualian peliburan tempat kerja karena termasuk kriteria kantor atau instansi yang memberikan layanan perekonomian dan keuangan," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi, Onny Widjanarko dalam keterangan tertulis yang diterima merdeka.com, Jakarta, Rabu (8/4).

Onny mengatakan, Bank Indonesia beserta para regulator akan tetap menyediakan layanan transaksi keuangan dan transaksi pembayaran memfasilitasi kegiatan perekonomian dan kebutuhan masyarakat.

Dalam melaksanakan operasional layanan dan melaksanakan tugas kritikal, BI memperhatikan keputusan Pemerintah, terus memperkuat pelaksanaan K3 (Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja) bagi pegawai BI dan mitra kerja. Menerapkan mekanisme bekerja dari rumah (work from home) dan bekerja dari beberapa lokasi yang tersebar (split operation).

Dalam menjaga kelangsungan layanan dan tugas kritikal tersebut, BI juga berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan otoritas terkait lainnya, dalam hal pengaturan dan pemberian akses di lokasi operasional BI. "Jadwal operasional layanan sistem pembayaran dan pengelolaan uang Rupiah tetap tidak berubah," kata Onny.

[bim]

Baca juga:
Kapolri Terbitkan Telegram Minta Jajaran Jamin Distribusi Sembako
Kemendagri Ingatkan Pemda Jamin Pasokan Logistik Jika Terapkan PSBB
Aturan PSBB Jakarta, Ketua DPRD DKI Minta Pendistribusian Bansos Diawasi
PSBB Dimulai Besok, Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Warga Jakarta Aman
Ada PSBB, 166 SPBU Pertamina di Jabodetabek Hanya Beroperasi Sampai Jam 11 Malam
Ini 10 Kendaraan yang Diperbolehkan Beroperasi di DKI Selama PSBB
Jakarta PSBB, Penjaringan Jadi Kelurahan Pertama Terima Distribusi Bantuan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini