Dubes minta Indonesia contek cara Vietnam genjot ekspor

Kamis, 15 Februari 2018 15:57 Reporter : Dwi Aditya Putra
Dubes minta Indonesia contek cara Vietnam genjot ekspor Duta Besar Republik Indonesia untuk Vietnam, Ibnu Hadi. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Duta Besar Republik Indonesia untuk Vietnam, Ibnu Hadi mengakui nilai ekspor Indonesia masih kalah dengan Vietnam. Menurutnya, Indonesia bisa menjadikan Vietnam sebagai tolak ukur untuk menaikkan ekspor dalam negeri.

"Yang disampaikan Presiden Jokowi benar. Kita tidak boleh pandang sebelah mata lagi kepada Vietnam pada perkembangan ekonomi. Bahkan beberapa indikator kita kalah dari vietnam," jelasnya di Restoran Cikang, Jakarta Pusat, Kamis, (15/2).

Secara keseluruhan, kata dia, pertumbuhan ekonomi di Vietnam lebih maju dari Indonesia. Sehingga, pemerintah bisa lebih mencontoh dan mengambil sikap agar nilai ekspor di Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara Asean.

"Untuk, itu intinya saya ingin menempatkan Vietnam oke sebagai pesaing kita, di luar itu tetap rekanan kita. Tugas saya adalah memberikan masukan kepada pemerintah. Harusnya mereka mengambil sikap," imbuhnya.

Dia menjelaskan, nilai ekspor Indonesia sepanjang tahun 2017 baru mampu mencapai USD 168,7 milliar. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan Vietnam yang mencapai USD 214,0 milliar. Sementara untuk nilai impor Indonesia berada di angka USD 156,9 milliar, dan Vietnam mencapai USD 211,1 dollar.

Tidak hanya itu, pada pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia di tahun 2017 hanya mampu berada di 5,05 persen. Sementara, Vietnam berada di 6,81 persen. "Akan tetapi jumlah inflasi Indonesia unggul berada di 3,60 persen. Vietnam masih berada di angka 1,41 persen," tandasnya. [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini