Dua Acara Besar Dunia Batal karena Menyebarnya Virus Corona Varian Omicron

Selasa, 30 November 2021 07:00 Reporter : Idris Rusadi Putra
Dua Acara Besar Dunia Batal karena Menyebarnya Virus Corona Varian Omicron Virus Corona. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pandemi virus corona nampaknya belum akan berakhir. Ini disebabkan karena masih ditemukan varian baru yaitu omicron yang diklaim lebih cepat menular dibanding varian lainnya. World Health Organization (WHO) pun kini sedang memantau varian Covid-19 baru yang pertama kali diidentifikasi di Botswana ini.

Tentu ini menjadi kekhawatiran termasuk di Indonesia sendiri perihal kemungkinan gelombang ketiga. Varian omicron atau varian B.1.1.529 pertama kali dilaporkan ke WHO dari Afrika Selatan pada 24 November 2021.

Situasi epidemiologis di Afrika Selatan telah ditandai oleh tiga puncak berbeda dalam kasus yang dilaporkan, yang terakhir didominasi varian Delta. Dalam beberapa minggu terakhir, infeksi telah meningkat tajam, bertepatan dengan deteksi varian B.1.1.529.

Namun demikian, WHO mengatakan bahwa sejauh ini belum ada bukti tentang tingkat penularan dan keparahan virus corona varian Omicron. "Belum diketahui pasti apakah Omicron lebih menular (misalnya, lebih mudah menular di antara manusia) dibanding varian lainnya, seperti Delta," kata WHO lewat pernyataan seperti dilansir dari Antara.

WHO mengatakan lonjakan jumlah orang yang positif Covid-19 dan pasien rawat inap di Afrika Selatan, tempat varian baru itu pertama kali dilaporkan dan dianggap sebagai sumbernya, tidak berarti bahwa penularan atau keparahan dari Omicron lebih tinggi.

Namun demikian, dunia dibuat panik dengan kehadiran varian baru ini. Dunia tak mau kembali terdampak parah Covid-19. Oleh karena itu, berbagai acara besar dunia pun dibatalkan. Berikut acara besar dunia batal karena kehadiran varian omicron ini:

2 dari 3 halaman

Konferensi Komunitas Muslim Dunia

Dewan Komunitas Muslim Dunia menunda konferensi internasional di Uni Emirat Arab (UEA) karena kekhawatiran dunia yang meningkat terkait penyebaran Covid-19 varian Omicron.

Konferensi yang bertema "Persatuan Islam: Konsep, Kesempatan, dan Tantangan" itu dijadwalkan berlangsung pada 12-14 Desember, namun dibatalkan "karena perkembangan varian baru virus corona Omicron", seperti dilaporkan kantor berita pemerintah WAM.

Ketua Dewan Komunitas Muslim Dunia, Dr Ali Rashid al-Nuaimi menyampaikan, jadwal baru penyelenggaraan konferensi tersebut akan diumumkan nanti, setelah keadaan darurat ini berakhir.

"Walaupun UEA, yang menyelenggarakan agenda ini, tidak terdampak varian baru ini, tapi tindakan pencegahan di beberapa negara mungkin akan mengarah ke lockdown, sehingga kepulangan para tamu undangan yang datang dari negara-negara ini sangat sulit," jelasnya, dilansir Al Arabiya, Senin (29/11).

3 dari 3 halaman

WTO Tunda Konferensi Jenewa

Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO) menunda konferensi tingkat menteri secara langsung di Jenewa, Swiss. Ini dilakukan karena ditemukannya jenis atau varian baru virus corona.

Ketua Dewan Umum Dacio Castillo, menerangkan, anggota WTO mengambil keputusan pada pertemuan darurat yang diadakan pada Jumat malam guna membahas kemungkinan pengaturan alternatif untuk konferensi menteri mereka. Konferensi akan diadakan segera setelah kondisi memungkinkan.

"Prioritas saya adalah kesehatan dan keselamatan semua peserta MC12 menteri, delegasi dan masyarakat sipil. Lebih baik berbuat salah, di sisi hati-hati," kata kata Direktur Jenderal Ngozi Okonjo-Iweala dikutip dari laman Bloomberg, Minggu (28/11).

Saat ini, Pemerintah Swiss mengumumkan larangan semua penerbangan langsung dari Afrika Selatan setelah Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan varian baru virus yang berpotensi lebih berisiko bernama omicron. [idr]

Baca juga:
Antisipasi Varian Omicron, Sandiaga Evaluasi Daftar Negara yang Boleh Masuk RI
Sinovac Siap Produksi Vaksin Khusus Lawan Varian Omicron Jika Diperlukan
UEA Batal Gelar Konferensi Komunitas Muslim Dunia karena Takut Wabah Covid Omicron
Ada Varian Omicron, Pemprov Minta Warga DKI Lebih Waspada
Kedatangan Wisman Diperketat Cegah Varian Omicron, Koster Minta Warga Bali Bersabar
Ganjar Pastikan Varian Omicron Belum Ditemukan di Jateng

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini