agus hermanto. ©youtube
Merdeka.com - Pemerintah berencana menggunakan dana haji untuk percepatan pembangunan infrastruktur. Mendengar adanya wacana tersebut, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agus Hermanto menilai penggunaan dana haji untuk pembangunan infrastruktur kurang tepat.
"Ini pemerintah harus pertimbangkan masak-masak. Ini tidak tepat. Penggunaan dana haji itu difokuskan ke kegiatan keagamaan. Misalnya fasilitas-fasilitas maktab dan tenda disanakan (Mekkah) harus perlu diperbaiki," kata Agus di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (28/7).
Menurut politisi Partai Demokrat itu, sebaiknya dana haji itu digunakan untuk meningkatkan pelayanan haji dan umroh bagi masyarakat Indonesia. Seperti pembangunan hotel yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Ka'bah.
"Jadi, lebih bagus meningkatkan pelayanan haji dan umrah. Kalau punya hotel yang dekat dengan Ka'bah, nikmatnya. Sehingga hal-hal itu harus dilaksanakan. Kita harus bangun infrastruktur, tapi tidak harus pake dana kita sendiri, bisa dana BUMN, swasta, kerjasama Indonesia dan swasta dan asing, sesuai koridor," ucapnya.
Sebelumnya diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat mengatakan dana haji dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan di Tanah Air. Saat ini, dana haji Indonesia mencapai Rp 80 triliun sampai Rp 93 triliun.
Presiden mengatakan pemanfaatan dana haji untuk pembangunan infrastruktur juga telah diterapkan oleh negara lain. "Taruh saja, misalnya di pembangunan jalan tol, aman. Tidak akan rugi. Karena jalan tol, tol tidak akan rugi. Dan untuk pembangunan pelabuhan," kata Presiden Jokowi dalam sambutan di acara peluncuran Komite Nasional Keuangan Syariah, Istana Negara, Jakarta.
Menurut Presiden Jokowi, hal ini telah disampaikan olehnya ke badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang baru dilantiknya, Rabu (26/7) kemarin. Presiden Jokowi mencontohkan, Malaysia menaruh dana haji di industri perkebunan.
Namun, Presiden Jokowi tak ingin dana haji disimpan di industri perkebunan lantaran masih mungkin menimbulkan resiko bila terjadi kebakaran hutan. Sebab itu, Presiden Jokowi mengatakan lebih aman dana haji disimpan untuk pembangunan infrastruktur.
"Kalau (dana haji disimpan di) jalan tol, pelabuhan, airport, tidak akan ada ruginya. Dan, itu sudah saya sampaikan agar dana haji kita berikan peluang untuk dananya di taruh taruh yang enak-enak saja, yang enak-enak ditaruh, yang resiko jangan, karena ini dana umat, hati-hati," tukasnya. [bim]
Baca juga:
Jokowi: Pemakaian dana haji untuk pembangunan, tidak akan rugi
Ini nama calon Badan Pelaksana & Dewan Pengawas Keuangan Haji
Pansel badan pengelola keuangan haji lapor kinerja ke Presiden
MUI restui dana haji dipakai untuk pembangunan dibanding tarik utang
Hukuman SDA diperberat jadi 10 tahun, KPK masih pikir-pikir kasasi
Gugatan dana haji ditolak MK, pemohon bakal datangi DPR & MUI
Tahun ini, tim pembentuk lembaga pengelola dana haji mulai bekerja
Pemerintah Optimistis Ekonomi RI 2022 Tumbuh 5,2 Persen, ini Alasannya
Sekitar 8 Menit yang lalu
Negara Dunia Banyak Krisis, Bagaimana Kondisi Ekonomi Indonesia?
Sekitar 14 Menit yang lalu
Menko PMK Perintahkan Usut Kejelasan Kasus Kuburan Bansos di Depok
Sekitar 31 Menit yang lalu
Digital Banking Apps Paling Digemari, BRImo Catatkan Kenaikan Transaksi 136,5%
Sekitar 37 Menit yang lalu
Utang Naik Saat Pandemi, Airlangga Sebut 30 Lebih Negara Berkembang Terancam Bangkrut
Sekitar 51 Menit yang lalu
KAI Buka Lowongan Kerja, Pendaftaran Dibuka Hingga 3 Agustus
Sekitar 2 Jam yang lalu
Cerita Menarik Pemenang Lotre, Modal Rp30.000 Berpotensi Raup Rp19,8 Triliun
Sekitar 4 Jam yang lalu
Pengusaha Gandum di Ukraina Tewas Akibat Serangan Rusia
Sekitar 5 Jam yang lalu
Bengkulu Kirim Surat ke BPH Migas, Minta Tambahan 31.000 Kiloliter Solar Subsidi
Sekitar 14 Jam yang lalu
Mentan: Indonesia Sudah Tak Impor Jagung, Kecuali untuk Industri
Sekitar 15 Jam yang lalu
Revitalisasi Selesai, Candi Borobudur Ditarget Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia
Sekitar 15 Jam yang lalu
Sri Mulyani Pede Ekonomi Indonesia Tumbuh di Atas 5 Persen, Ini Faktor Pemicunya
Sekitar 15 Jam yang lalu
Stok Pangan Melimpah Hingga Akhir Tahun 2022, Inflasi Diprediksi akan Tetap Terjaga
Sekitar 16 Jam yang lalu
The Fed Gencar Naikkan Suku Bunga, Gubernur Bank Indonesia Tak Mau Asal Ikut-ikutan
Sekitar 16 Jam yang lalu
Soal Kursi Menpan RB, PDIP: Ada Ganjar, Olly dan Hasto
Sekitar 4 Minggu yang lalu
Masih Berduka, Airlangga Sebut Koalisi Belum Bahas Pengganti Tjahjo Kumolo
Sekitar 4 Minggu yang lalu
Mengenang Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo, Sosok Kakek yang Hangat dan Dekat dengan Cucu
Sekitar 1 Bulan yang lalu
Luhut Bongkar Rahasia, Kisah di Balik Jokowi Sering Merotasinya Sebagai Menteri
Sekitar 1 Bulan yang lalu
Momen Jokowi Lupa Sapa Zulkifli Hasan dan Hadi Tjahjanto di Sidang Kabinet Paripurna
Sekitar 1 Bulan yang lalu
Cerita Reshuffle Kabinet Jokowi
Sekitar 1 Bulan yang lalu
Jokowi Minta 14 Isu Krusial RKUHP Dijelaskan ke Masyarakat
Sekitar 1 Jam yang lalu
Potret Ultah Cucu Jokowi Sedah Mirah yang Ke-4, Paras Cantiknya Curi Perhatian
Sekitar 7 Jam yang lalu
Upacara HUT ke-77 RI Digelar Terbuka, Istana Undang Eks Presiden & Ribuan Masyarakat
Sekitar 23 Jam yang lalu
Megawati akan Bertemu Jokowi, Bahas Menpan RB Pengganti Tjahjo Kumolo
Sekitar 1 Hari yang lalu
PPKM Level 1 Berlaku di Seluruh Indonesia, Begini Aturan Perubahannya
Sekitar 27 Menit yang lalu
Utang Naik Saat Pandemi, Airlangga Sebut 30 Lebih Negara Berkembang Terancam Bangkrut
Sekitar 1 Jam yang lalu
ASEAN Para Games XI, 10 Atlet Renang Positif Covid-19
Sekitar 15 Jam yang lalu
Jokowi Tanya Potensi BBM Naik jika APBN Tak Kuat Subsidi, Ini Jawaban Pedagang Pasar
Sekitar 3 Minggu yang lalu
Menghapus Subsidi BBM yang Tinggal Janji
Sekitar 1 Bulan yang lalu
Mantan Presiden Rusia Beberkan Peta Baru Ukraina di Masa Depan
Sekitar 5 Jam yang lalu
Pengusaha Gandum di Ukraina Tewas Akibat Serangan Rusia
Sekitar 5 Jam yang laluAdvertisement
Advertisement
Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami