DPR Soal Konversi Kompor Listrik: Jangan Tambah Beban Masyarakat Miskin

Rabu, 21 September 2022 16:03 Reporter : Anisyah Al Faqir
DPR Soal Konversi Kompor Listrik: Jangan Tambah Beban Masyarakat Miskin Kemiskinan kota meleset. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Wacana migrasi kompor listrik dari kompor gas elpiji menuai pro dan kontra. Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto pun mempertanyakan tujuan yang ingin dicapai dalam program ini.

"Jadi ini programs sasarannya siapa? Apa yang mau disasar dari program ini," ungkap Sugeng saat ditemui di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/9).

Menurutnya jika sasaran utama pemerintah mengurangi subsidi impor LPG, maka masyarakat miskin yang jadi target program. Hanya saja dia menilai target sasarannya kurang tepat.

Sugeng khawatir program ini malah bisa merugikan masyarakat miskin karena bebannya bertambah. Mereka yang selama ini menikmati subsidi dari gas elpiji harus beralih ke kompor listrik dengan menaikkan daya.

Kalaupun menaikkan daya listrik gratis, masalah muncul selanjutnya biaya untuk tagihan atau token listrik. Sehingga seharusnya pemerintah memberikan subsidi listrik kepada masyarakat miskin.

"Makanya kalau ada program ini harusnya tidak boleh membebankan masyarakat miskin. Dari penambahan daya atau ketika dipakai kompor listriknya," kata dia.

Dia menambahkan konsumsi gas LPG saat ini juga sudah dikurangi dengan penjualan gas di atas 3 kg yang sudah tanpa subsidi. "Masyarakat kalangan atas juga sudah pakai LPG yang sesuai dengan harga keekonomiannya," kata dia. [azz]

Baca juga:
Sudah Pakai Kompor Listrik, Masyarakat Diimbau Tak Pakai Kompor Gas
Wacana Migrasi Kompor Listrik, Pemerintah Diingatkan Soal Pemerataan Listrik Daerah
Sasaran Kompor Listrik Diusulkan untuk Sektor Industri Atau Masyarakat Mampu
Subsidi Elpiji Bengkak, Industri Lokal Siap Produksi Kompor Listrik
Kompor Listrik 2 Tungku Butuh Daya Hingga 2.800 Watt

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini