DPR imbau perusahaan edukasi petambang tradisional guna menjaga lingkungan

Jumat, 22 Desember 2017 09:51 Reporter : Idris Rusadi Putra
DPR imbau perusahaan edukasi petambang tradisional guna menjaga lingkungan tambang. shutterstock

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Satya Widya Yudha mengimbau perusahaan besar agar mengedukasi para petambang tradisional untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keberlangsungan bisnis di Poboya Palu Sulawesi Tengah.

"Kami minta korporasi mensosialisasikan dan menggandeng petambang rakyat," kata Satya dikutip dari Antara, Jumat (22/12).

Satya mengaku telah mendapatkan penjelasan dari pemerintah daerah setempat mengenai pertambangan di Poboya, sehingga perusahaan harus mensosialisasikan pengurangan bahan merkuri untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Satya menekankan perusahaan juga harus memperkenalkan secara maksimal penggunaan sianida kepada masyarakat yang melakukan aktivitas pertambangan.

Berdasarkan hasil penuturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), PT Citra Palu Minerals (CPM) merupakan salah satu perusahaan tambang yang menggunakan sianida dengan teknologi memperhatikan lingkungan.

Supervisor Corporate Social Responsibility (CSR) PT CPM Sarifudin Nadjun menuturkan pihaknya telah menyampaikan draft dokumen rencana induk (master plan) Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) kepada pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah.

Pemaparan itu menurut Sarifudin guna memenuhi syarat dalam Keputusan Gubernur Sulawesi Tengah No. 660/576/ILH/DPMPTSP/2017 tentang Izin Lingkungan Hidup Rencana Kegiatan Penambangan dan Pengolahan Emas di Blok I Poboya Provinsi Sulawesi Tengah.

Serta Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 41 Tahun 2016 tentang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Sarifudin menambahkan terdapat lima pilar dari PPM tersebut yakni kesehatan dan pendidikan, kemandirian ekonomi, sosial budaya dan lingkungan, infrastruktur, serta kelembagaan komunitas masyarakat.

Sementara, Direktur Eksekutif Celebes Resarch Danel Yoqie Lasimpo menyebut PT CPM telah memperoleh IUP dengan rentang waktu 20 tahun sejak diterbitkannya kontrak karya PT CMP pada 1997. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tambang
  3. DPR
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini