DPR Beberkan 10 Daerah dengan Alokasi Anggaran Penanganan Covid-19 Terbesar

Kamis, 10 Desember 2020 15:42 Reporter : Rifa Yusya Adilah
DPR Beberkan 10 Daerah dengan Alokasi Anggaran Penanganan Covid-19 Terbesar Wakil Ketua BURT DPR RI Novita Wijayanti. ©2020 Merdeka.com/Rifa Yusya Adilah

Merdeka.com - Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Novita Wijayanti mencatat, ada 10 daerah yang mengalokasikan anggaran terbesar untuk penanganan Covid-19. Di tingkat provinsi, secara berurutan yaitu Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Aceh.

"Dari hasil pendataan, Provinsi DKI ini sebesar Rp10,64 triliun. Kemudian Jawa Barat sebesar Rp8,01 triliun, Jawa Timur Rp2,39 triliun, keempat Jawa Tengah Rp2,12 triliun, dan Aceh sebesar Rp1,79 triliun," kata Novita, Kamis (10/12).

Selanjutnya, di tingkat kabupaten/ kota secara berurutan yaitu kota Makassar, Jember, Bogor, Bengkalis, dan Tangerang. Kota Makassar telah mengalokasikan anggaran daerahnya hingga Rp 749 miliar. Disusul Jember Rp479,41 miliar, Bogor 384,07 miliar, Bengkalis Rp365,45 miliar dan Tangerang Rp349,84 miliar.

Menurutnya, langka 10 daerah itu telah sejalan dengan realokasi dan refocusing APBN, yang mana di tahun 2020 itu untuk penanganan Covid-19.

"Menurut BPK dan BPKP per September 2020, pemerintah telah mengucurkan Rp801,86 triliun untuk dana penanganan Covid-19. Nah sumbernya itu 695,2 triliun dari APBN, Rp78,2 triliun dari APBD dan Rp28 triliun dari dana desa. Dengan struktur APBD yang mengalami realokasi dan refocusing tersebut, jelas berakibat pada kinerja keuangan daerah tahun anggaran 2020," paparnya.

Dia pun mengapresiasi daerah-daerah yang tengah bertindak cepat dalam realokasi dan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. Menurutnya, hal tersebut memperlihatkan adanya upaya dan kerja keras untuk segera merespon dampak pandemi di daerah-daerah itu.

"Saya menyadari betul usaha daerah-daerah tersebut, di mana pengeluaran yang belum tersedia anggarannya, tapi langsung belanja dengan pemanfaatan uang kas yang tersedia," ujarnya. [azz]

Baca juga:
Realisasi Penyaluran Kredit Dana PEN 11 BPD Capai Rp24,92 Triliun
Sri Mulyani Akui Sistem Program PEN Belum Sempurna Sehingga Membuka Ruang Korupsi
Hingga 20 November, DPR Catat Penempatan Dana PEN Capai Rp64,5 Triliun
Sri Mulyani Catat Insentif Tenaga Kesehatan Telah Cair Rp7,69 Triliun
Dapat Pinjaman PEN, APBD DKI 2021 Naik Jadi Rp84,1 Triliun
LPS: Simpanan Masyarakat di Perbankan Tumbuh Stabil di Tengah Pemulihan Ekonomi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini