Diskon Tarif Listrik Tepat Tahan Masyarakat Jatuh Miskin Saat Pandemi

Kamis, 29 Juli 2021 16:22 Reporter : Dwi Aditya Putra
Diskon Tarif Listrik Tepat Tahan Masyarakat Jatuh Miskin Saat Pandemi Petugas PLN cek meteran listrik rumah warga. ©2020 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagyo menyambut baik, langkah pemerintah dalam memperpanjang stimulus diskon tarif listrik hingga Desember 2021. Adapun subsidi tarif listrik ini diberikan untuk golongan rumah tangga pelanggan 400 VA - 900 VA dan industri bisnis.

Dia mengatakan, dalam situasi Pandemi Covid-19 dan adanya kebijakan PPKM, pemerintah memang harus turun tangan. Utamanya untuk memberikan penugasan kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN untuk pemberian subsidi listrik.

"Kalau saya dari sisi kebijakan ini responnya baik. Karena kalau tidak (diberikan) ya ambruk," kata dia dalam Dialog Produktif Kabar Kamis : Updet Kelanjutan Program Stimulus Listrik, Kamis (29/7).

Agus menyebut, jika listrik dibebankan oleh PLN mahal, secara otomatis juga akan berdampak kepada masyarakat. Karena pada akhirnya mereka tidak mampu membayar dan listriknya akan dicabut.

Di sisi lain, Agus juga menekankan dalam rencana Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) juga harus diikuti peraturan untuk juga bisa melindungi PT PLN. Supaya nanti ketika diskon tarif listrik selesai, tidak ada persoalan muncul.

"Kita ini kan selalu begitu. Jadi pesan saya kalau kebijakan yang belum melindungi PT PLN mohon bisa dilihat. Karena ini lebih penting yang penting masyarakat terlindungi dulu kemudian PT PLN sebagai operator pengadaan listrik bisa berjalan dengan baik," tegasnya.

Baca Selanjutnya: Program Diskon Tarif Listrik 2021...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini