Dishub DKI minta Nadiem patuhi aturan sebelum luncurkan Go-Car

Jumat, 22 April 2016 13:41 Reporter : Hana Adi Perdana
Dishub DKI minta Nadiem patuhi aturan sebelum luncurkan Go-Car Nadiem Makarim. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta mengakui, PT Go-Jek Indonesia telah melakukan pembicaraan terkait keikutsertaan mereka dalam persaingan transportasi mobil online bernama Go-Car. Pembicaraan tersebut soal izin operasi Go-Car.

"Kemarin memang CEO Go-Jek Nadiem ketemu dengan saya dan menjelaskan mau ikut main di angkutan sewa maupun angkutan taksi," ujar Kepala Dishub DKI Jakarta Andri Yansyah di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (22/4).

Andri menegaskan, pihaknya tidak memermasalahkan rencana Go-Jek dalam melakukan pengembangan usahanya. Dengan catatan, Go-Jek harus mengikuti Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32 Tahun 2016 tentang angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek yang sudah ditetapkan.

Untuk itu, lanjut Andri, pihaknya meminta Go-Car untuk menjalin kerja sama terlebih dulu sesuai aturan yang berlaku.

"Saya punya enam perusahaan remisi untuk bisa dikerjasamakan dengan Go-Car. Saya sudah ajukan itu kepada Mas Nadiem. Saya juga rekomendasikan Go-Jek membuat perusahan resmi sendiri, hal ini supaya semuanya sesuai aturan," pungkas dia.

Baca juga:
Akhirnya GO-JEK luncurkan layanan sewa mobil 'GO-CAR'
Ajak pengemudi Uber dan Grab gabung Go-Jek, Nadiem Makarim dikritik
Grab dan Uber tak ambil pusing ajakan pengemudinya pindah ke Go-Jek
Kata pengamat soal video Go-Jek ajak pengemudi Grab bergabung

[sau]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini