Dirut BRI Minta Masyarakat Bantu Pemulihan Ekonomi Indonesia Dengan Berbelanja

Sabtu, 27 Juni 2020 13:44 Reporter : Merdeka
Dirut BRI Minta Masyarakat Bantu Pemulihan Ekonomi Indonesia Dengan Berbelanja Direktur Utama BRI Sunarso. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI), Sunarso, meminta peran serta masyarakat dalam membantu pemulihan ekonomi Indonesia imbas virus corona. Salah satunya dengan meningkatkan konsumsi masyarakat.

"Orang menarik uangnya dari bank, ada dua motif. Satu untuk dibelanjakan karena dia memang sekarang sedang tidak bekerja maka dia mantab - makan tabungan. Maka kalau seperti itu, narik uangnya terus dibelanjakan," ujarnya dalam Live Stream Vol 4 bertajuk Indonesia Consumer Outlook: Understanding The Market From Nation's Biggest Bank, Jakarta, Sabtu, (27/6).

Melalui langkah tersebut, menurut Sunarso, telah terjadi perputaran ekonomi. Di mana kegiatan konsumsi atau belanja (demand) ini akan berpengaruh pada sisi produksi (supply).

"Bahwa narik uang tadi, uangnya ditarik oleh pembeli, kemudian dibayarkan kepada penjual, kemudian penjual tadi naruh uangnya di mana, apakah di bank atau digunakan muter sebagai modal kerja, itu juga menumbuhkan perekonomian, itu tidak masalah," jelas Sunarso.

1 dari 1 halaman

Jangan Simpan Uang di Bawah Bantal

uang di bawah bantal

Motif kedua, yang dinilai Sunarso justru berbahaya, yakni menarik uang untuk disimpan secara tunai di rumah. Sebab, uang tersebut tidak akan produktif karena tidak digunakan dalam transaksi. Selain itu, juga rawan hilang.

"Yang kedua yang bahaya. Uang sedang tidak dibutuhkan, karena takut tidak aman di bank lalu ditarik dan disimpan di bawah bantal. Nah itu yang bahaya, karena uang ini akan nganggur dan tidak produktif, tidak memutar kondisi keuangan," beber dia.

Oleh karena itu, Sunarso menegaskan bahwa, selain menjaga kepercayaan masyarakat kepada sistem perbankan, yang tak kalah penting adalah memastikan perputaran uang dapat secara produktif memutar perekonomian.

"Ini sama pentingnya antara menjaga kepercayaan masyarakat kepada sistem perbankan, dan menarik uang untuk digunakan secara produktif untuk memutar perekonomian, itu sama-sama penting," tandasnya.

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6

[bim]

Baca juga:
Masa Depan Pasar Tradisional di Era New Normal Versi Dirut BRI
Polusi Udara Tingkatkan Risiko Kematian Pasien Virus Corona
Bos BRI Nilai Perbankan Telah Siap Hadapi Krisis Ekonomi Akibat Corona
Ekspor Toyota Indonesia 2020 Diprediksi Turun Hingga 50 Persen Imbas Corona
Mekanisme Klaim BPJamsostek Untuk Pekerja Kena PHK Saat Corona Dinilai Istimewa
Kehadiran Virus Corona Percepat UMKM Go Digital
Survei: 62,6 Persen UMKM Yakin Mampu Bertahan 1 Tahun Lebih di Tengah Pandemi Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini