Dirjen Kemendag Indraharsari yang Jadi Tersangka Jabat Komisaris PTPN, Ini Kata BUMN

Selasa, 19 April 2022 18:46 Reporter : Idris Rusadi Putra
Dirjen Kemendag Indraharsari yang Jadi Tersangka Jabat Komisaris PTPN, Ini Kata BUMN Pahala Nugraha Mansury. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan empat tersangka dalam kasus ekspor minyak goreng, yakni dugaan tindak pidana korupsi terkait pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya pada bulan Januari 2021 sampai dengan Maret 2022. Salah satunya adalah Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Dirjen Daglu Kemendag) yaitu Indrashari Wisnu Wardhana.

Selain Dirjen Daglu Kemendag, Indrasari Wisnu Wardhana juga menjabat sebagai Komisaris PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN III.

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), M. Abdul Ghani menyebut bahwa Indrashari sudah menjabat sebagai komisaris PTPT selama 4 bulan. "Baru 4 bulan," kata Abdul Ghani di Hotel Fairmont di Jakarta, Selasa (19/4).

Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury mengatakan, kementerian akan mengikuti aturan yang berlaku. Pihaknya segera mengambil tindakan dan langkah menanggapi kasus ini.

"Ya kalau kita ikuti aturan yang ada saja, kalau aturan yang ada gak mungkinkan lagi ya memiliki status tersangka menjadi komisaris, ya tentunya kita akan melakukan langkah," ucap Pahala.

2 dari 2 halaman

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan empat tersangka dalam kasus eksporminyak goreng, yakni dugaan tindak pidana korupsi terkait pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya pada bulan Januari 2021 sampai dengan Maret 2022. Salah satunya adalah Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Dirjen Daglu Kemendag).

"Tersangka ditetapkan empat orang. Yang pertama pejabat eselon I pada Kementerian Perdagangan bernama IWW, Direkrut Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan," tutur Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (19/4/2022).

Secara rinci, keempat tersangka adalah Indrashari Wisnu Wardhana selaku Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Stanley MA selaku Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Grup, Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris Utama PT Wilmar Nabati Indonesia dan, PT selaku General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas.

Menurut Burhanuddin, ketiganya tersangka dari pihak perusahaan telah secara intens berusaha mendekati Indrashari agar mengantongi izin ekspor CPO.

"Padahal perusahaan-perusahaan itu bukanlah perusahaan yang berhak melakukan impor," jelas dia.

Keempat tersangka pun langsung dilakukan penahanan di dua tempat berbeda. Indrashari Wisnu Wardhana dan Master Parulian Tumanggor ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung, sementara Stanley MA dan PT di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

"Selama 20 hari ke depan terhitung hari ini," Burhanuddin menandaskan.

Baca juga:
Respons Mendag Luthfi, Dirjen Daglu Ditetapkan Tersangka Kasus Ekspor Minyak Goreng
Dirjen Daglu Kemendag Tersangka Kasus Ekspor Minyak Sawit Punya Harta Rp4,4 Miliar
Jaksa Agung soal Mafia Minyak Goreng: Jika Cukup Bukti, Siapapun Menterinya Kami Usut
Ini Peran Dirjen Daglu Kemendag dan Tiga Tersangka di Kasus Ekspor Minyak Sawit
Dirjen Daglu Kemendag Tersangka Kasus Ekspor Minyak Sawit
Kejagung Periksa Dirjen Kemendag Kasus Korupsi Fasilitas Ekspor Minyak Goreng
Kemas Minyak Goreng Curah Jadi Premium, Warga Banjarnegara Ditangkap

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini