Diresmikan Presiden Jokowi, KEK Tanjung Kelayang Serap Investasi Rp 489 Miliar

Kamis, 14 Maret 2019 15:09 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Diresmikan Presiden Jokowi, KEK Tanjung Kelayang Serap Investasi Rp 489 Miliar Tanjung Kelayang. ©2016 merdeka.com/ardyan

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang di Pulau Belitung, Bangka Belitung. KEK tersebut diharapkan mempercepat pembangunan ekonomi daerah serta meningkatkan daya saing ekonomi melalui peningkatan investasi.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan, salah satu investor yang sudah merealisasikan penanaman modalnya di KEK Tanjung Kelayang ialah Sheraton. Di mana, nilai investasinya mencapai Rp 489 miliar.

"Itu baru 76 persennya. Diharapkan 100 persen selesai pada Agustus nanti," ujarnya saat ditemui di Bangka Belitung, Kamis (14/3).

Presiden Jokowi menambahkan bahwa pemerintah menargetkan KEK Tanjung Kelayang bisa menyerap investasi hingga Rp 9 triliun. "Diharapkan di KEK lain berikutnya juga akan masuk investasi," ucapnya.

Dibangun di areal seluas 324 hektare, KEK Tanjung Kelayang diproyeksikan dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 23.645 orang. Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution dalam laporannya menuturkan, sampai saat ini sudah 12 KEK yang ditetapkan, 8 di antaranya bertema manufaktur, dan 4 di antaranya bertema kepariwisataan.

Adapun yang sudah resmi beroperasi ada 6 KEK, yaitu KEK Sei Mangkei, KEK Tanjung Lesung, KEK Palu, KEK Mandalika, KEK Galang Batang, dan KEK Arun Lhokseumawe. "KEK Tanjung Kelayang, bersama dengan KEK Bitung, Morotai, dan Maloy Batuta Trans Kalimantan Insha Allah sudah dapat diresmikan pengoperasiannya," sambung Menko Darmin.

KEK ini dikembangkan sebagai instrumen transformasi ekonomi masyarakat Bangka Belitung, dari sebelumnya pertambangan timah, menjadi kepariwisataan. Provinsi yang dulunya bergabung dengan Sumatera Selatan inipun bersiap diri menjadi destinasi wisata kelas dunia.

"Lokasi KEK Tanjung Kelayang sangat strategis karena terletak di Pulau Belitung, yang secara geografis berada di antara Jakarta dan Singapura, yang diincar sebagai target captive market. Hingga saat ini di KEK Tanjung Kelayang sudah berhasil menarik investasi dengan menghadirkan jaringan hotel internasional seperti Starwood Asia Pacific dan Accor Asia Pacific," tambah Menko Darmin. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini