Dibayangi Penyebaran Kasus Covid-19, Rupiah Diprediksi Melemah

Rabu, 6 Januari 2021 11:26 Reporter : Siti Nur Azzura
Dibayangi Penyebaran Kasus Covid-19, Rupiah Diprediksi Melemah Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Nilai tukar (kurs) rupiah bergerak fluktuatif di perdagangan hari ini, Rabu (6/1). Pagi ini, Rupiah dibuka di Rp 13.913 per USD, atau melemah tipis dari perdagangan sebelumnya di Rp 13.915 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah langsung melemah usai pembukaan ke Rp 13.917 per USD, namun kemudian menguat ke posisi semula. Rupiah kembali melemah ke Rp 13.915 dan saat ini menguat tipis ke Rp 13.914 per USD.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta berpotensi melemah dibayangi penyebaran kasus COVID-19 secara global.

"Rupiah mungkin masih bergerak melemah hari ini mengikuti pelemahan nilai tukar regional terhadap dolar AS karena kekhawatiran pasar terhadap penyebaran COVID-19," kata Ariston di Jakarta, dikutip Antara, Rabu (6/1).

Selain itu, pasar juga menantikan hasil pemilu ulang di AS untuk memilih wakil senat negara bagian Georgia, sehingga untuk sementara pasar kembali ke aset aman dolar AS sampai hasil keluar. Menurutnya, hasil pemilu tersebut sangat penting untuk menentukan partai mana yang memegang kendali di Senat AS.

"Bila demokrat memegang kendali di senat, ini akan membantu pekerjaan Presiden terpilih Joe Biden dan bisa menjadi sentimen positif untuk aset berisiko," imbuhnya.

Dia memperkirakan pada akhir tahun rupiah bergerak di kisaran Rp13.900 per USD hingga Rp13.980 per USD. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini