Dibanding PNS, Menteri Bahlil Ajak Anak Muda Menjadi Pengusaha

Sabtu, 22 Mei 2021 17:00 Reporter : Dwi Aditya Putra
Dibanding PNS, Menteri Bahlil Ajak Anak Muda Menjadi Pengusaha Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. ©2020 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia meminta, kepada seluruh lulusan perguruan tinggi dan swasta di Indonesia mengubur mimpi untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebab, peluang kesempatan untuk menjadi abdi negara sangat kecil.

Berdasarkan catatan total penerimaan PNS per tahun antara PNS sipil, TNI, Polri dan pegawai BUMN tidak lebih dari 800.000 jiwa. Sementara setiap tahun 2,9 juta kampus meluluskan mahasiswanya.

"Sisanya mau dikemanakan?," katanya mempertanyakan dalam kuliah umum di Universitas Citra Bangsa Kupang, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (22/5).

Belum lagi angka pengangguran di Indonesia saat ini tercatat sebanyak 16 juta orang. Itu terdiri dari 7 juta eksisting, 2,9 juta angkatan kerja per tahun dan 6 juta adalah mereka yang mendapatkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19.

Meski begitu, Mantan Ketua Hipmi tersebut meminta para lulusan perguruan tinggi dan swasta tidak berkecil hati. Sebab, masih banyak jalan untuk mencapai kesuksesan, yakni dengan cara menjadi pengusaha.

"Bagaimana caranya? Caranya adalah menjadi pengusaha. Menjadi pengusaha adalah solusi yang terbaik untuk bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan," jelasnya.

Dia menegaskan untuk saat ini menjadi pengusaha sangatlah mudah. Terlebih dengan adanya Undang-Undang Cipta Kerja yang disahkan pada 2020 mengatur atau memangkas seluruh mata rantai birokrasi dalam membuat perizinan berusaha.

Hal ini berbanding terbalik, ketika waktu dirinya menjadi pengusaha di awal. Untuk mendapatkan izin usaha membutuhkan waktu lama. Bahkan untuk bisa ketemu dengan kepala dinas saja harus di oper-oper.

"Sekarang adik-adik semua dengan Undang-Undang Cipta Kerja Semua orang berhak untuk menjadi pengusaha dengan mendaftar usahanya hanya via OSS," pungkasnya.

Baca Selanjutnya: Jokowi Sebut Pengangguran di Indonesia...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini