Di Jepang, kereta peluru kian ancam maskapai penerbangan

Jumat, 25 Maret 2016 16:36 Reporter : Moch Wahyudi
Di Jepang, kereta peluru kian ancam maskapai penerbangan shinkansen. REUTERS

Merdeka.com - Di Jepang, kereta peluru semakin menjadi ancaman buat maskapai penerbangan. Ini lantaran semakin banyak wilayah di Negeri Mataharai Terbit itu yang bisa disambangi kereta peluru dengan waktu tempuh mendekati atau bahkan lebih cepat ketimbang pesawat.

Jaringan kereta peluru Jepang, lebih dikenal Shinkansen, terus berkembang sejak diluncurkan pada 1964, bertepatan dengan Olimpiade Tokyo. Tahun lalu, Shinkansen mengangkut 340 juta penumpang atau tiga kali lebih banyak ketimbang maskapai pesawat domestik.

Shinkansen kian menunjukkan keperkasaannya ketika mulai menjelajahi hokuriku, tahun lalu. Itu memangkas waktu tempuh Tokyo-Kanazawa City menjadi dua jam 28 menit, lebih cepat ketimbang menunggang pesawat.

Alhasil, All Nippon Airways (ANA) harus memangkas frekuensi terbang ke wilayah itu setelah mengalami penurunan jumlah penumpang hingga 50 persen.

Shinkansen juga bakal segera meluncur ke Hokkaido, pulau terbesar kedua di Jepang. Mulai Sabtu, Hokkaido Railway Co, bakal melesatkan penumpang menuju Hakodate, pintu gerbang Hokkaido dalam waktu 4 jam.

Satu jam lebih lama ketimbang naik pesawat. Namun, dengan pelayanan berkelas, Shinkansen diyakini bakal kembali merepotkan dua maskapai penerbangan terbesar di Jepang, ANA dan Japan Airlines.

Presiden ANA Osanu Shinobe tak mencemaskan ekspansi Shinkansen ke Hokkaido. Dia meyakini, peminat pesawat terbang masih tinggi.

"Dengan menimbang jarak tempuh yang masih lama, kami tak berpikir bahwa penumpang pesawat akan segera tergoda," katanya seperti dikutip Bloomberg, hari ini

Berdasarkan situs perjalanan Yahoo Japan Corp, kereta peluru bakal meluncur dengan kecepatan 320 kilometer per jam guna membawa penumpang menuju stasiun Shinkansen terbaru di ujung Hakodate dalam waktu 4 jam 2 menit. Dari situ, ada kereta lain menuju pusat kota. Total waktu tempuh 4 jam 29 menit.

Sementara, total waktu tempuh menggunakan pesawat 3 jam 16 menit. Itu sudah termasuk check-in dan koneksi dari Tokyo station ke pusat kota Hakodate.

Masayuki Kubota, Chief Strategist Rakuten Securities Economic Research Institute, mengatakan tak semua orang tertarik naik kereta. Untuk itu, pengelola harus menawarkan pelayanan dan tarif yang lebih kompetitif.

"Empat jam di kereta sangat membosankan. Mereka harus meningkatkan daya saing di area lain, semisal, pelayan."

Dari sisi tarif, kereta peluru lebih murah ketimbang pesawat. Sebagai gambaran, kelas bisnis ANA dari Bandara Haneda menuju Hakodate sekitar 44,900 yen atau setara USD 398.

Sementara, first class Shinkansen seharga 38,280 yen atau setara USD 339. [yud]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini