Di Hari Pajak 2019, Menko Darmin Dapat Penghargaan dari Kemenkeu

Senin, 15 Juli 2019 13:42 Reporter : Anggun P. Situmorang
Di Hari Pajak 2019, Menko Darmin Dapat Penghargaan dari Kemenkeu menko perekonomian darmin nasution. ©2019 Humas Kemenko Perekonomian

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan penghargaan ke Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam peringatan Hari Pajak 2019. Sebagaimana diketahui, Menko Darmin adalah Mantan Dirjen Pajak pada 2006-2009.

Sri Mulyani mengatakan, pemberian penghargaan dan ramah tamah dengan mantan Dirjen Pajak sejak 1981 hingga 2017 serta pertemuan dengan mantan-mantan Menteri Keuangan untuk mempererat kembali tali silaturahmi dengan orang-orang yang berkontribusi dalam perpajakan Indonesia.

Selain itu, pertemuan ini juga untuk mendapatkan masukan mengenai reformasi perpajakan. "Ini salah satu cara kita memperingati dan memperkuat arah reformasi perpajakan," ujar Sri Mulyani saat memberikan sambutan dalam acara ramah tamah di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Senin (15/7).

Acara ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan arah kebijakan perpajakan ke depan kepada stakeholder. Oleh karena itu dalam acara ini hadir pula perwakilan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Kamar Dagang dan Industri (KADIN) hingga pihak perbankan.

"Acara ini juga untuk mensosialisasikan kepada stakeholder tentunya untuk mendapatkan dukungan," jelasnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut juga mengajak agar seluruh pegawai pajak untuk selalu mengobarkan api reformasi perpajakan. Semangat ini bertujuan demi menciptakan penerimaan negara yang berkeadilan. "Saya ingin seluruh insan pajak untuk terus mengibarkan api reformasi perpajakan yang sudah dicanangkan pemerintah," jelasnya.

Dalam rangka memperingati Hari Pajak, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memberikan penghargaan kepada 10 mantan Dirjen Pajak yang terhitung dari tahun 1981-2017. Para Dirjen ini antara lain Salamu A T periode 1981-1988, Fuad Bawazier periode 1993-1998.

Kemudian, Anshari Ritonga 1998-2000, Mahfud Sidik periode 2000-2001, Hadi Poernomo periode 2001-2006, Darmin Nasution periode 2006-2009. Lalu, Moch Tjiptardjo periode 2009-2011, A Fuad Rahmany periode 2011-2014, Sigit Priyadi Pramudito periode 2015, dan Ken Dwijugiasteadi 2016-2017. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini