Di Forum PBB, Indonesia Ajak Semua Negara Akui Pelaut sebagai Pekerja Penting

Rabu, 17 Februari 2021 21:00 Reporter : Anisyah Al Faqir
Di Forum PBB, Indonesia Ajak Semua Negara Akui Pelaut sebagai Pekerja Penting Kapal Pesiar. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Indonesia mengajak negara-negara anggota Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk memberikan perhatian khusus kepada tenaga kerja di laut (pelaut). Perwakilan Indonesia di PBB meminta pelaut diakui sebagai pekerja yang penting.

"Kita minta semua negara agar perhatikan pelaut sebagai pekerja yang penting dan juga minta semua negara untuk bisa fasilitasi turun naiknya semua pelaut di dunia," kata Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Basilio Dias Araujo dalam Konferensi Pers Virtual terkait Isu Perlindungan Pelaut, Jakarta, Rabu (17/2).

Indonesia juga meminta negara-negara untuk menetapkan pelaut sebagai pekerja penting dan melaksanakan ketentuan keselamatan pelaut. Termasuk pergantian awak kapal dan dengan kerja sama semua pihak untuk mendorong repatriasi akses layanan kesehatan bagi pelaut. Resolusi tersebut pada 1 Desember 2020 lalu pun diterima 71 negara di dunia.

"Oleh karena itu, pada 1 Desember Indonesia usulkan 1 resolusi yang diterima 71 negara," kata Basilio.

Indonesia juga sejak 9 Juli 2020 melalui Kementerian Perhubungan telah ambil bagian dalam komitmen Joint Ministerial Statement of The International Maritime Virtual Summit on Crws Change. Dalam hal ini kepentingan Indonesia sangat tinggi karena telah menjadi negara terbesar ketiga di dunia dalam penyuplai pelaut.

Berbagai usulan dan komitmen tersebut membuat Indonesia harus juga ikut mendukung pergantian awal kapal dari negara mana saja. Sehingga tidak ada alasan Indonesia untuk tidak melayani pertukaran awak kapal di seluruh wilayah Indonesia.

"Sekarang di merak bisa melayani naik turun awak kapal asing dan awak kapal Indonesia yang naik kapal-kapal asing. Di Merak, Tanjung Priok, Benoa , Makassar, Batam dan Bali juga," kata dia mengakhiri. [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini