Di Depan Calon Investor, Sri Mulyani Pastikan Ekonomi RI Stabil di Tahun Politik

Rabu, 20 Maret 2019 12:46 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Di Depan Calon Investor, Sri Mulyani Pastikan Ekonomi RI Stabil di Tahun Politik Sri Mulyani. ©AFP PHOTO/KAZUHIRO Nogi

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjadi pembicara dalam acara Fitch Ratings Indonesia Credit Briefing dengan tema Fitch an Indonesia-The Election, Macro Economy and Credit Market. Dalam acara yang dihadiri para penerbit utang tersebut, dia bercerita mengenai kondisi ekonomi Indonesia di tahun politik.

Dia menegaskan meski tahun ini merupakan tahun politik, namun semua hal akan berjalan aman dan terkendali. Hal ini juga tercermin dari beberapa pemilu sebelumnya yang berjalan tanpa kekacauan.

"Sejak krisis moneter 1998 kami sudah menjadi demokratis terbuka, transparan, saya rasa pemilu 1999 dan 2014 terakhir aman, seperti bagaimana akhirnya memberi pondasi lebih kuat atas demokrasi," kata Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (20/3).

Oleh karena itu dia meyakinkan para penerbit utang untuk tidak khawatir sebab pemerintah Indonesia akan mampu mengatasi tahun politik dengan baik.

"I want to assure you in this election you dont have to worry regarding in how we manage this election (Saya ingin meyakinkan Anda, bahwa Anda tidak perlu khawatir tentang bagaimana kami mengelola Pemilu ini)," ujarnya.

Dia mengungkapkan, tahun politik kali ini memang agak berbeda dengan sebelumnya. Sebab di tahun ini selain pemilihan presiden, juga bersamaan dengan pemilihan legislatif di tingkat daerah. Oleh sebab itu tensi atau ketegangan di tahun ini terasa lebih tinggi.

"2019 tidak akan beda, ini akan jadi kontestasi antara kandidat, yang beda dengan sebelumnya adalah ini pertama kali kami akan simulationesly election (pemilu serentak) antara presiden, parlemen dan lokal parlemen. Ada 3 level di saat yang sama, cukup memperkuat tensi, karena orang-orang bukan hanya mendukung satu," ujarnya.

Selain itu, usai pemilu akan ada penyampaian program oleh kandidat yang terpilih. Dia menilai sejauh ini program yang ditawarkan kedua pasangan calon sudah cukup baik,

"Keduanya udah janji untuk reformasi, itu bagus untuk Indonesia, karena kita bicara reform of this country, itu dibutuhkan untuk berkembang lebih jauh," tutupnya. [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini