Defisit anggaran turun jadi Rp 298,7 T, ini tanggapan Kemenkeu

Senin, 20 Juni 2016 19:50 Reporter : Siti Nur Azzura
Defisit anggaran turun jadi Rp 298,7 T, ini tanggapan Kemenkeu Ilustrasi anggaran. ©2015 Merdeka.com/Pixabay/AlexanderStein

Merdeka.com - Pemerintah dan badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyepakati defisit dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (R-APBN) Perubahan 2016 turun dari sebesar Rp 313,2 triliun atau 2,48 persen dari produk domestik bruto (PDB), menjadi Rp 298,7 triliun atau 2,35 persen dari PDB.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan, pihaknya akan melakukan penyesuaian kembali postur pembiayaan dalam RAPBN-P 2016. Terutama penyesuaian akan belanja negara yang mendesak dengan belanja negara yang prioritas.

"Itu perintah kepada pemerintah supaya susun ulang sambil lihat lagi belanjanya. Nanti dilihat waktu panja belanja pusat. Makanya besok kami rapat kerja postur anggaran, siangnya lanjut panja belanja pusat. Di belanja pusat dilihatkan itu kalau mau diubah hanya belanja mendesak dan prioritas," kata Suahasil di gedung DPR RI, Jakarta, Senin (20/6).

Meski demikian, penurunan defisit anggara dianggap sudah pas karena sebelumnya asumsi Indonesian Crude Price (ICP) disepakati lebih dahulu dari USD 35 per barel dan kini naik menjadi USD 40 per barel di Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (R-APBN) Perubahan 2016. Sebab, asumsi akan mempengaruhi penerimaan, dan penerimaan akan mempengaruhi defisit.

"Jadi pegangan waktu kami hitung penerimaan dan pengeluaran. Kalau lifting berubah penerimaan berubah, subsidi juga bisa berubah. Makanya revisi pertumbuhan ekonomi dari 5,3, kami juga ngerti bisa jadi 5,2. Itu sudah kami perhitungkan tetapi kemudian kami susun lagi RAPBN-P nya ini, besok kita lihat posturnya," imbuhnya.

Meski demikian, Suahasil meyakini, belanja modal dan infrastruktur dalam RAPBN-P 2016 tidak akan dipotong, sebab yang akan dipangkas hanya dana belanja operasional. [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini