Data BPS: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Timur Masih Lesu

Selasa, 5 November 2019 12:38 Reporter : Dwi Aditya Putra
Data BPS: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Timur Masih Lesu Gedung BPS. ©2018 wordpress.com

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia Kuartal III-2019 sebesar 5,02 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2019 yang sebesar 5,05 persen yoy.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan dari pertumbuhan sebesar 5,02 persen tersebut secara spasial beberapa provinsi tercatat alami kontraksi. Hal ini terjadi di Pulau Maluku dan Papua mengalami pertumbuhan ekonomi yang terkontraksi atau minus 7,43 persen

Dia menyebut secara kontribusi kedua pulau itu hanya menyumbang sebesar 2,27 persen terhadap perekonomian Indonesia. Kondisi ini berbeda jika dibandingkan beberapa pulau lainnya.

"Pulau Maluku dan Papua mengalami pertumbuhan yang negatif. Ini terjadi sejak kuartal-I-2019 sampai saat ini," kata Suhariyanto di Kantornya, Jakarta, Selasa (5/11).

"Ke depan tentu berharap provinsi di Indonesia Timur bisa lebih bergerak dan beri kontribusi yang besar pada pertumbuhan ekonomi," sambung pria yang kerap disapa Kecuk ini.

Kendati demikian, pertumbuhan ekonomi yang paling tinggi masih terjadi di Pulau Jawa yakni tumbuh 59,15 persen. Kemudian posisi selanjutnya berada di Pulau Sumatera yang mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 21,14 persen

Kemudian untuk Pulau Kalimantan sendiri tercatat tumbuh 7,95 persen. Sedangkan Pulau Sulawesi mencapai pertumbuhan sebesar 6,43 persen. "Sementara Pulau Bali dan Nusa Tenggara mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 3,06 persen," tandas dia. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini