Dalam 4 Tahun, KSP Catat Kemiskinan & Pengangguran di Papua Turun

Selasa, 1 Desember 2020 11:20 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Dalam 4 Tahun, KSP Catat Kemiskinan & Pengangguran di Papua Turun Kemiskinan kota meleset. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Tenaga Ahli Utama Kedeputian III Kantor Staf Presiden (KSP) Edy Priyono mengatakan, kondisi sosial ekonomi Papua dan Papua Barat alami perbaikan pada periode 2015-2019. Sepanjang periode tersebut Edy menjelaskan angka kemiskinan di Papua turun dari 28,40 persen menjadi 27,53 persen, dan Papua Barat turun dari 25,72 persen menjadi 22,17 persen.

Kemudian, indeks Pembangunan Manusia Papua yang naik dari 57,25 ke 60,84, sedangkan Papua Barat dari 61,73 ke 64,7. Perbaikan ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat.

"Bukti transformasi ekonomi berjalan baik di Papua," kata Edy di Jakarta, Selasa (1/12).

Dia menuturkan studi yang dilakukan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan The Asia Foundation pada tahun 2018 menunjukkan, pembangunan jaringan jalan telah memperbaiki kehidupan sosial ekonomi masyarakat melalui perbaikan konektivitas.

Peningkatan kehidupan ekonomi masyarakat karena mereka bisa menjual barang dagangan ke luar daerah dalam jumlah lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Perbaikan konektivitas juga memperbaiki kehidupan sosial, karena masyarakat bisa lebih sering saling mengunjungi.

"Pembangunan jalan mendorong penurunan biaya dan waktu tempuh," imbuhnya.

Indikator lainnya ialah Koefisien Gini Papua yang naik sedikit dari 0,392 (2015) menjadi 0,394 (2019). Sedangkan di Papua Barat membaik, yaitu dari 0,428 pada 2015 menjadi 0,386 pada 2019.

Baca Selanjutnya: Pengangguran...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini