Dahlan dianggap gagal sembuhkan BUMN sekarat

Minggu, 1 Desember 2013 15:28 Reporter : Nurul Julaikah
Dahlan dianggap gagal sembuhkan BUMN sekarat BK DPR panggil kembali Dahlan Iskan. ©2012 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Sudah dua tahun Dahlan Iskan mengemban tugas sebagai Menteri badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di balik serangkaian aksi dan gebrakannya, Dahlan Iskan tetap dinilai gagal menjalankan kewajibannya.

Terlepas dari kisah sukses PT Pertamina masuk dalam jajaran perusahaan top kelas dunia, masih ada persoalan lain yang tak bisa dikesampingkan begitu saja. Masih ada daftar perusahaan-perusahaan BUMN sekarat dan membutuhkan pengobatan. Dahlan Iskan dianggap gagal menjalankan tugasnya sebagai 'dokter' bagi perusahaan BUMN yang sekarat.

"Sedangkan BUMN sakit tidak ada yang keluar dari emergency," ujar Ketua Komisi VI DPR Erlangga Hartanto kepada merdeka.com di Jakarta, Minggu (1/12).

Sebut saja penyelesaian masalah PT Merpati Nusantara Airlines. Semua setuju bahwa perusahaan ini sekarat lantaran terbelit utang cukup besar. Pelbagai obat disiapkan Dahlan, mulai dari pergantian direksi hingga menawarkan ke pihak swasta. Namun, obat itu gagal membawa Merpati terbang tinggi, hingga membuat Dahlan putus asa dan hendak menutup maskapai itu. Beruntung masih ada jalan restrukturisasi utang.

Aksi korporasi BUMN pun mendapat sorotan. Erlangga mencontohkan pada rencana akuisisi PT Leces oleh PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) yang dipandang tanpa melakukan kajian mendalam.

RNI dinilai tidak punya kompetensi di sektor industri kertas. "Ya Leces (harusnya) dilepas ke ahlinya saja," tegasnya.

Tidak hanya itu, rencana peleburan Pertagas dan PGN juga dinilai tidak tepat. "Demikian pula rencana ekspansi BUMN untuk mengelola ranch tanpa pemahaman geopolitik dan kepekaan atas kepentingan nasional," katanya.

Masalah lain datang dari pernyataan Dahlan yang cukup mengejutkan soal kinerja perusahaan BUMN yang tidak produktif. Dahlan meminta perusahaan BUMN yang tidak produktif dijual. Sebab, jika sudah tidak mampu menjalankan operasionalnya maka akan membebani keuangan negara. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Dahlan Iskan
  3. BUMN
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini