Daftar Dokumen Perlu Disiapkan Agar Tiket Pesawat Tak Sia-Sia Karena Ditolak Terbang

Kamis, 21 Mei 2020 13:30 Reporter : Anggun P. Situmorang
Daftar Dokumen Perlu Disiapkan Agar Tiket Pesawat Tak Sia-Sia Karena Ditolak Terbang Petugas Lion Air Bantu Pengecekan Dokumen di Bandara Soekarno Hatta. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Soekarno Hatta, Anas Ma'ruf, mengimbau masyarakat melengkapi dokumen perjalanan sebelum melakukan pembelian tiket pesawat. Hal tersebut penting dilakukan agar tidak ditolak berangkat saat di bandara.

Beberapa dokumen tersebut antara lain, surat perjalanan dinas baik untuk bisnis maupun urusan kantor, kemudian surat sehat dari instansi terkait. Kemudian hasil test Virus Corona yang masih berlaku, minimal sudah dilakukan sejak 7 hari sebelum keberangkatan.

"Harus sudah beli tiket jadi kan sama tadi ini kan prinsipnya sama Surat Edaran Gugus Tugas Nomor 4 2020. Jadi syarat membeli tiket adalah yang bersangkutan harus punya dokumen perjalanan, kemudian juga punya surat kesehatan berupa surat keterangan sehat, dan yang terpenting adalah bebas atau punya hasil rapid test," ujarnya, Jakarta, Kamis (21/5).

Anas mengatakan, pihaknya bekerja dengan maskapai agar pembelian tiket selama pandemi Virus Corona tidak dilakukan secara online melainkan langsung datang ke kantor penjualan tiket. Di kantor penjualan tiket, penumpang juga diharuskan membawa dokumen lengkap.

"Kalau itu harusnya nggak bisa beli tiket dan oleh regulator yang berwenang itu memang diatur untuk pembelian tiket seperti itu dalam kondisi seperti ini tidak melalui online. Jadi mereka harus datang ke kantor kantor yang ditunjuk oleh maskapai. Nah kemudian syaratnya adalah tadi punya dokumen perjalanan dan juga punya dokumen kesehatan," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Tahapan Pemeriksaan Dokumen Penumpang

dokumen penumpang

Anas melanjutkan, setiap penumpang diwajibkan melewati 3 cek poin sebelum mendapatkan surat izin kesehatan layak terbang. Pertama, penumpang akan diperiksa dokumen kesehatan sebelum memasuki ruang chek-in keberangkatan.

"Di bandara nanti di sana dilakukan pengecekan. Paling tidak minimal ada 3 cek poin nya. Cek poin pertama adalah oleh tim gugus tugas. Jadi dokumen kesehatan, dokumen perjalanan, nanti disesuaikan juga dengan KTP nya di cek. Oke lolos masuk," jelasnya.

Kemudian, tahap kedua adalah pengecekan kondisi tubuh. Pemeriksaan tersebut untuk mengantisipasi penumpang tiba-tiba sakit atau demam sebelum melakukan perjalanan.

"Kita melakukan pembersihan kembali karena seseorang bisa saja dokumen lengkap tapi pada waktu di cek kondisi kesehatannya tidak memenuhi, suhunya dan sebagainya," jelas Anas.

Setelah menjalani kedua tahap tersebut, penumpang yang sudah lulus dokumen perjalanan dan tes kesehatan akan diberikan surat izin kesehatan. "Setelah itu kemudian kalau memang syarat dipenuhi semua baru kemudian diterbitkan izin kesehatan atau clearance kesehatan," tandasnya.

[bim]

Baca juga:
Soal Penumpukan Penumpang Bandara, Luhut Akui Pemerintah Salah dan Janji Diperbaiki
Penumpang Membludak, Kemenhub Kantongi Nama Maskapai Langgar Aturan Pembatasan
Viral Penumpang Bandara Membludak, Polres Klaim Sudah Terapkan Physical Distancing
Dampak Badai Corona, Angkasa Pura I Pangkas Belanja Modal 39 Persen
Dihantam Covid-19, Industri Penerbangan Diprediksi Pulih Paling Lama
Curhat Bos AP I: Sektor Penerbangan Terpuruk Sepanjang Sejarah Akibat Corona
Penumpang Membludak, 11 Orang di Bandara Soekarno-Hatta Positif Covid-19

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini