Daftar bisnis penyumbang kekayaan Donald Trump di negara muslim

Jumat, 11 Desember 2015 06:00 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Daftar bisnis penyumbang kekayaan Donald Trump di negara muslim Donald Trump. ©gawker

Merdeka.com - Bakal calon Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengekspresikan antipatinya terhadap warga muslim dengan menyuarakan penolakan terhadap setiap pemeluk Islam masuk Amerika Serikat. Dia berdalih, gagasan itu hanya meniru apa yang pernah dilakukan pemerintah Negeri Paman Sam pada Perang Dunia ke-II.

Trump berkaca pada peristiwa penyerangan Pangkalan Pearl Harbour oleh militer Jepang pada 7 Desember 1941. "Apa yang saya usulkan tidak berbeda dari kebijakan Presiden Franklin Delano Roosevert pada masa itu," kata Trump, seperti dilansir Kantor Berita Reuters.

Trump melontarkan ide melarang muslim, baik mahasiswa, wisatawan, sampai pebisnis, masuk ke AS merespon penembakan massal di California. Peristiwa menewaskan 14 orang pekan lalu pelakunya adalah suami-istri imigran muslim dari Pakistan, Syed Farook (28) dan Tashfeen Malik (29). FBI mengatakan penembakan ini dilandasi motif teror.

Sikap anti-Islam Trump menjadi anomali saat di lain pihak dia juga bergantung pada penduduk muslim dalam mengumpulkan kekayaan.

Donald Trump tercatat memiliki bisnis di sejumlah negara dengan mayoritas penduduk muslim. Diantaranya Uni Emirat Arab (UAE), Azerbaijan, Turki, dan Indonesia.

Dilansir dari CNN Money, Kamis (10/12), berikut sejumlah bisnis Donald Trump di negara-negara dengan mayoritas penduduk muslim.

1 dari 5 halaman

Resor Golf di Dubai, Uni Emirat Arab

Resort golf di Dubai milik Donald Trump. ©CNNMoney.com

Perusahaan milik Donald Trump tengah membangun dua resort golf di Dubai, Uni Emirat Arab. Trump menggandeng perusahaan lokal yakni DAMAC Crescent Properties.

Namun, dalam laporannya, perusahaan milik Trump enggan membeberkan nilai dari megaproyeknya ini. Salah satu resort ditargetkan sudah bisa dibuka pada tahun ini.

Pihak DAMAC, Selasa lalu, mengungkapkan penolakannya untuk mengomentari pribadi dan agenda politik Trump.

2 dari 5 halaman

Hotel mewah di Baku, Azerbaijan

Hotel mewah di Baku Azerbaijan milik Donald Trump. ©CNNMoney.com

Pada November 2014, Trump mengumumkan kerja sama untuk membuka hotel mewah di Baku, Azerbaijan. Hotel mewah ini akan mengambil lokasi di Laut Kaspian.

Dalam laporannya, Trump akan mendapat pemasukan USD 2,5 juta atau setara Rp 34,8 miliar. Dana ini sebagai imbalan dari bayaran manajemen pengelolaan Trump International Hotel & Menara Baku.

3 dari 5 halaman

Hunian mewah di Istanbul, Turki

hotel berbintang. -

Donald Trump memiliki menara hunian di Istanbul, Turki bernama Sisli. Sisli terdiri dari 40 hunian mewah.

Dalam situsnya, Trump menjelaskan bahwa pihaknya tidak ikut mengelola hunian tersebut, namun sang pemilik hanya menjual namanya. Atas pemakaian namanya ini, Trump akan mendapat royalti USD 1 juta hingga USD 5 juta.

4 dari 5 halaman

Hotel mewah di Bali, Indonesia

Ilustrasi hotel bintang lima. ©hayfieldmanor.ie

Kandidat Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjalin kerja sama bisnis dengan bos MNC Group Hary Tanoesoedibjo untuk membangun hotel mewah di Bali pada 2016 mendatang.

Perjanjian kerja sama dengan Trump Hotel Collection itu dibuat di Kota New York pada 14 Agustus 2015 lalu. Namun pihak Trump maupun Hary Tanoe menolak menyebut nilai bisnis tersebut, seperti dilansir situs bluoinartindo.com.

Pembangunan hotel mewah di Bali itu akan menjadi properti mewah ke-13 yang dibuat oleh Trump Hotel Collection di seluruh dunia.

"Para tamu kami ingin sekali melihat lebih banyak Trump Hotel di lokasi tujuan wisata di seluruh dunia. Selain itu dari sisi bisnis, Bali adalah pasar yang kuat, terutama bagi segmen mewah," ujar juru bicara Trump Hotel collection.

Selain di Bali, tahun depan Trump Hotel juga akan membangun empat hotel mewah di Washington D.C, Rio de janeiro, Vancouver, dan Baku.

"Kesuksesan bisnis keluarga Trump yang diakui secara global akan semakin membuat kemewahan Bali kian meningkat," ujar Hary Tanoe dalam jumpa pers acara kerja sama itu.

Kerja sama antara MNC dan Trump Hotel Collection membuat Indonesia menjadi lokasi Trump Hotel Collection pertama di Asia, khususnya di Bali.

5 dari 5 halaman

Hunian mewah di Bogor, Indonesia

Taman bermain. ©2013 Merdeka.com

Jumat (11/9), Trump Hotel Collection secara resmi menyetujui kerja sama dengan MNC Group untuk mengelola resor di kawasan Lido, Bogor, Jawa Barat. Dua perusahaan ini bakal membangun resor dengan fasilitas bintang enam. Dan ini merupakan yang kedua di Asia.

Proyek Trump - MNC Group di Lido, Bogor, Jawa Barat itu diklaim bakal spektakuler karena menghadirkan lapangan golf Trump yang pertama di Asia dan terintegrasi dengan fasilitas hiburan, rekreasi, kesehatan, hotel dan tempat tinggal.

"Keterlibatan Trump Collection sejak awal, akan memastikan resor ini dibangun dengan standar terbaik yang selama ini menjadi ciri khas Trump Hotel Collection", ujar Executive Vice President of Development and Acquisitions of The Trump Organization, Donald Trump Jr.

Di tempat sama, CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo berambisi menjadikan Lido Lakes seluas 3.000 hekatr sebagai kawasan Kebanggaan Indonesia. "Kami akan menghadirkan kawasan wisata baru yang menjanjikan fasilitas dan layanan terbaik."

Selain resor dan lapangan golf, di kawasan seluas 3000 hektar itu akan juga dibangun Theme Park pertama di Indonesia dengan standar internasional. Ini dikerjakan perusahaan dari Los Angeles, Amerika Serikat. [bim]

Baca juga:
Tuai banyak kecaman, Trump masih ungguli survei bakal calon presiden
Aksi warga AS protes ucapan rasis Donald Trump terhadap muslim
Bos Amazon sebut bakal kirim Donald Trump ke luar angkasa
Murka konglomerat muslim pada Donald Trump sulut perang AS dan Islam
Fahri komentari Donald Trump: Dia bodoh dan dangkal
Pengusaha ritel raksasa muslim larang penjualan produk Donald Trump

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini