Curhat ke Menkop Teten, Pedagang Beringharjo Ngaku Omzet Anjlok Hingga 80 Persen

Rabu, 5 Agustus 2020 17:26 Reporter : Sulaeman
Curhat ke Menkop Teten, Pedagang Beringharjo Ngaku Omzet Anjlok Hingga 80 Persen Menkop Teten Masduki. ©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Dampak pandemi Covid-19 begitu dahsyat menghantam para pelaku usaha. Tak terkecuali, bagi para pedagang Pasar Beringharjo Yogyakarta.

"Omzet penjualan saya drop hingga 80 persen. Sekarang sudah ada peningkatan, tapi baru 20 persen saja, belum menutupi biaya produksi," ucap pedagang bernama Istinah yang sudah berdagang di sana selama 11 tahun.

Keluhan tersebut diungkapkan kepada Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Pasar Beringharjo, Rabu (5/8). "Saya diminta Presiden Jokowi untuk turun ke lapangan, menginvetaris dampak Covid-19, terutama bagi para pedagang pasar-pasar tradisional," ucap Teten.

Tujuannya, lanjut Teten, agar program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk koperasi dan UMKM berjalan dengan efektif dan tepat sasaran. "Kita memiliki Bansos modal kerja untuk pelaku usaha mikro dan kecil yang belum bankable, yang belum pernah mendapat pembiayaan dari lembaga keuangan. Kita akan menyasar 12 juta pelaku usaha dengan bantuan modal kerja sebesar Rp2,4 juta per orang," paparnya

Selain itu, Teten ingin memastikan bahwa program PEN selain tepat sasaran, juga cepat berjalan dan sesuai kebutuhan pelaku UMKM. Sehingga pedagang terbantu tak hanya dari masalah pembiayaan tapi juga penjualan.

Baca Selanjutnya: Pedagang Terpukul...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini