Curah hujan diprediksi meningkat akibat fenomena supermoon

Rabu, 31 Januari 2018 11:32 Reporter : Kirom
Curah hujan diprediksi meningkat akibat fenomena supermoon Super blue blood moon. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Fenomena super blue blood moon dipastikan akan meningkatkan curah hujan. Seperti dilansir badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan intensitas hujan akan tinggi dengan adanya fenomena Gerhana Bulan Total ini.

Manager Humas Air Navigation ( AirNav), Yohanes Sirait menyatakan, fenomena Super blue blood moon tak akan berdampak pada aktivitas penerbangan udara di Indonesia. Namun, intensitas hujan tinggi yang disebabkan fenomena ini berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan pesawat, terutama saat pesawat melakukan landing.

"Kalau sudah berada di udara tak akan berpengaruh, masalah itu kalau hujan tinggi sehingga jarak pandang saat landing menurun," terang dia, Rabu (31/1).

Selain masalah jarak pandang, pendaratan pesawat juga akan terganggu jika air hujan yang banyak menggenangi area landasan pacu pesawat. "Kalau intensitas hujan tinggi, ada potensi aerodrome closed karena landasan pesawat tertutup air, sehingga mengganggu pesawat yang mau landing," imbuhnya.

Yohanes memastikan, kewaspadaan aktivitas penerbangan terkait supermoon ini sudah disampaikan kepada seluruh stake holder penerbangan di Indonesia. Selain itu, Airnav juga sudah mengeluarkan surat edaran dan instruksi terkait supermoon tersebut, agar maskapai berhati-hati serta waspada terutama dalam kondisi buruk.

Vice President Communication PT Angkasa Pura II Yado Yarismano, menegaskan, aktivitas kebandarudaraan di 12 Bandara yang dinaunginya tetap berjalan seperti biasanya. "Sehubungan dengan ini, dapat kami sampaikan untuk aktivitas di bandara tetap berjalan dengan normal. Tidak ada persiapan khusus terkait supermoon malam ini," kata Yado. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini