Chatib Basri Sebut Konsep Daur Ulang Bisa Bantu Keterbatasan SDA di Indonesia

Senin, 25 Januari 2021 18:45 Reporter : Merdeka
Chatib Basri Sebut Konsep Daur Ulang Bisa Bantu Keterbatasan SDA di Indonesia Chatib Basri. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Ekonom Chatib Basri menyambut baik rencana pemerintah untuk menerapkan ekonomi sirkular atau berkelanjutan dalam mendukung ekonomi hijau dan pengembangan rendah karbon. Konsep ekonomi ini harus diterapkan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dia menyoroti salah satu ide dari ekonomi sirkular, yaitu recycling atau daur ulang, yang dapat membantu keterbatasan sumber daya. Sementara kebutuhan selalu bertambah.

"Kita berhadapan dengan satu situasi yang dalam konsep ekonomi disebut sebagai unlimited wants against limited resources, sehingga pemanfaatan sumber daya harus dimanfaatkan sebaik-baiknya," jelas Chatib Basri dalam acara virtual peluncuran laporan studi "The Economic, Social, and Environmental Benefits of Circular Economy in Indonesia" pada Senin (25/1).

"Karena itu, ide dari ekonomi sirkular mengenai daur ulang adalah sesuatu yang harus dilakukan karena konsep sebelumya kita produksi, use, dan buang. Padahal kita tahu sumber daya itu terbatas," sambung Komisioner Low Carbon Development Indonesia (LCDI) ini.

Jika konsep tersebut tidak terapkan, katanya, maka yang terjadi adalah keterbatasan sehingga pertumbuhan ekonomi tidak bisa berkelanjutan.

"Dengan kita fokus pada ekonomi sirkular, upaya untuk menuju ekonomi hijau, saya kira akan bisa dilakukan. Saya tahu ini sebuah proses panjang dan tidak mudah, tapi kita harus mulai dari sekarang," jelas Chatib Basri.

Baca Selanjutnya: Proses Menuju Keseimbangan Baru...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Chatib Basri
  3. Ekonomi Indonesia
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini