Chairul Tanjung Soal PKPU Garuda Indonesia: Semoga Tak Ada Perpanjangan Lagi

Kamis, 19 Mei 2022 15:31 Reporter : Sulaeman
Chairul Tanjung Soal PKPU Garuda Indonesia: Semoga Tak Ada Perpanjangan Lagi Chairul Tanjung. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Chairman CT Corp, Chairul Tanjung mendukung langkah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk terkait pengajuan perpanjangan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) selama 30 hari kepada Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa (10/5).

Diketahui, PT Trans Airways sebagai perusahaan terafiliasi dengan kelompok usaha grup CT milik Chairul Tanjung menambah kepemilikan saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) sebesar 635,73 juta saham.

Menurut Chairul, perpanjangan PKPU akan memberikan kesempatan yang lebih optimal bagi Garuda dan segenap kreditur termasuk lessor, dalam mencapai kesepakatan bersama. Adapun, proses perpanjangan PKPU ini akan menjadi permohonan perpanjangan terakhir yang diharapkan dapat dimaksimalkan oleh seluruh pihak.

"Ya prinsipnya tentu kita mendukung proses PKPU. Ini kalau dari laporan yang saya terima itu InsyaAllah tidak ada perpanjangan lagi maka tanggal 20 Juni ini itu sudah bisa diputus proses PKPU-nya yang mengikat ya seluruh kreditor daripada Garuda Indonesia. Tentu dengan posisi ini itu kondisinya akan jauh lebih baik ya, kondisi Garuda akan jauh lebih sehat," jelasnya dalam acara Jumpa Pers Allo Bank, Kamis (19/5).

Chairul Tanjung melanjutkan, setelah proses PKPU selesai maka akan dilakukan injeksi baru dari pasar modal, baik melalui rights issue maupun private placement. "Sekarang lagi di review legalnya. Nah, nanti siapa yang mau masuk belum diputuskan, tapi sebagian dari kreditur itu akan ada punya rights to konversi," bebernya.

Meski begitu, dirinya enggan menjawab lebih detail terkait kemungkinan Trans Airways melakukan exercise apabila Garuda rights Issue. Pihaknya masih akan mempelajari terlebih dahulu hasil dari proses PKPU.

"Ya nanti kita lihat hasil daripada PKPU nya, nanti kita akan berunding dengan pemerintah sebagai salah satu pemegang saham terbesar kan. Jadi, Trans Airways dan pemerintah akan duduk bersama untuk nanti mencari solusi terbaik," pungkasnya.

2 dari 2 halaman

Garuda Indonesia Kembali Ajukan PKPU 30 Hari

kembali ajukan pkpu 30 hari

Sebelumnya, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengajukan permohonan perpanjangan proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) selama 30 hari kepada Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa (10/5).

Pengajuan perpanjangan waktu ini mempertimbangkan verifikasi klaim yang masih berlangsung, mekanisme rencana perdamaian yang masih didiskusikan lebih lanjut dengan para kreditur perseroan, sekaligus mengakomodir permintaan dari beberapa kreditur.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menyampaikan, perpanjangan PKPU akan memberikan kesempatan yang lebih optimal bagi Garuda dan segenap kreditur termasuk lessor, dalam mencapai kesepakatan bersama. Adapun proses perpanjangan PKPU ini akan menjadi permohonan perpanjangan terakhir yang diharapkan dapat dimaksimalkan oleh seluruh pihak.

"Sebagaimana PKPU yang bertujuan untuk mendapatkan win-win solution bagi seluruh pihak yang terkait, maka kami percaya bahwa proses ini perlu dijalani secara seksama dan dengan prinsip kehati-hatian," ujar Irfan dalam keterangannya, Rabu (11/5). [azz]

Baca juga:
Porsi Saham Pemerintah di Garuda Indonesia Bakal Dikurangi Pasca PKPU
Usut Korupsi, Kejagung Periksa VP Marketing dan Dirkeu PT Garuda Indonesia
Garuda Indonesia dan Perigi Logistik Kolaborasi Tingkatkan Layanan Impor
Garuda Indonesia akan Layani Jemaah Haji dari 9 Embarkasi, Ini Wilayah Cakupannya
Kejagung Limpahkan Tahap 1 Berkas Perkara 3 Tersangka Kasus Korupsi Garuda
Garuda Indonesia Kembali Ajukan Penundaan Pembayaran Utang 30 Hari, ini Alasannya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini