Cerita Penumpang Ditahan Pilot Arogan Garuda Indonesia

Senin, 6 Januari 2020 14:39 Reporter : Merdeka
Cerita Penumpang Ditahan Pilot Arogan Garuda Indonesia Garuda Indonesia. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia kembali tersandung skandal yang mengancam nama baiknya. Salah satu penumpang Garuda kelas Bisnis mengadukan tindakan kurang pantas yang dia terima dari kru Garuda yang sedang bertugas.

Cerita ini dibagikan melalui media sosial Twitter @jesswjk atau Jessica. Dikutip pada Senin (6/1), Jessica mengungkapkan dirinya sedang menumpangi pesawat Garuda GA404 bersama suami, 3 orang anak dan 2 pengasuhnya.

Sebelum mendarat, anak sulungnya hendak buang air besar. Memang saat itu, kapten pesawat telah memerintahkan seluruh penumpang untuk memasang sabuk pengaman.

Sang suami berinisiatif meminta izin namun pramugari yang melayani mereka tidak mengizinkannya karena alasan keamanan.

"Terus suami gue patuh dong. Duduk kembali. That's fine, terus anak gue mengeluh sakit perut (he held it in though! What a camp), suami gue jadi panik sendiri + ngedumel (INI NGEDUMEL KE GUE LHO YA!! IN HIS SEAT!!) tentang Garuda ke gue. Ya menurut gue wajar, lha dia concerned tentang anaknya," tulis Jessica.

Singkat cerita, Jessica dan keluarganya berhasil mendarat dengan selamat dan mereka menunggu di lounge. Namun saat tengah pergi dari lounge, petugas menahan mereka dengan alasan sang kapten pilot Garuda Indonesia ingin berbicara dengan mereka.

"Nah disini gue curiga, karena didepan lounge udah ngumpul sekitar 7-8 petugas AvSec dan Gapura (ground handlingnya Garuda), 3 orang pilot dan 6 orang pramugari. Karena gue bingung, jadi gue request orang tua gue untuk duluan jalan keluar, kita kan nggak tau ya ada apaan," lanjutnya.

1 dari 2 halaman

Mengeluarkan Kata-kata Arogan

kata arogan rev1

Tak lama, Jessica mendapati kapten pesawat yang ditumpanginya datang dan mengeluarkan kata-kata yang arogan.

"Captainnya berujar lagi, 'Ni tahan semua orang nih!' ke Avsec. Gue makin bingung dong, gila gue uda bayar premium kenapa diperlakukan seperti penjahat TANPA ALASAN YANG JELAS. Suami gue bilang lagi, 'ini ada apa ya'," tambahnya.

Sang suami yang tidak tahu menahu, kembali dibentak oleh sang kapten yang menanyakan apa yang telah diucapkan saat menghina Garuda.

"Suami gue bilang, Hah? Kapan kita menghina Garuda? Apa buktinya? Coba tunjukin ke saya." Captainnya bikin gesture manggil ke arah pramugari yang bergerombol di depan, lalu pramugari yang serving kami di business class dateng. Pramugarinya "Saya denger bapak blg garuda tai"," lanjut Jessica.

2 dari 2 halaman

Dilaporkan ke Pemegang Saham, Pilot Kabur

pemegang saham pilot kabur rev1

Sontak, Jessica dan suaminya naik pitam. Dirinya menyatakan memiliki relasi dengan pemegang saham Garuda dan mengancam kapten tersebut jika masih menahan dirinya dengan arogan.

Tak lama mendengar hal itu, sang kapten langsung pergi meninggalkan Jessica. Saat Jessica hendak meminta nama kapten tersebut, tidak ada satu orang pun yang mau memberi tahu namanya.

Dalam cuitannya, Jessica juga melampirkan surat keterangan dari Garuda yang menudingnya sebagai penghina maskapai tersebut.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
Garuda Indonesia Batal Pinjam USD 900 Juta untuk Bayar Utang
JPU: Eks Dirut Garuda Cuci Uang Hasil Suap untuk Beli Apartemen dan Lunasi Rumah
Harley Selundupan Milik Mantan Dirut Garuda Parkir di Gudang Bea Cukai
Sidang Perdana, Emirsyah Satar Didakwa Terima Suap atas Pengadaan Pesawat
Garuda Indonesia Mengaku Rugi di Rute-rute Internasional
Selundupkan Harley, Eks Dirut Garuda Indonesia Terancam Dipenjara

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Garuda Indonesia
  3. BUMN
  4. Pilot
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini