Cerita Moeldoko Sempat Menentang Keras Impor Beras

Minggu, 17 Februari 2019 16:01 Reporter : Dwi Aditya Putra
Cerita Moeldoko Sempat Menentang Keras Impor Beras Kepala Staf Presiden Moeldoko soal impor beras. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, kembali angkat suara terkait dengan persoalan impor beras yang dilakukan pemerintah beberapa waktu lalu. Dirinya bahkan mengakui sempat menentang keras terkait usulan impor tersebut.

"Impor itu, saya walaupun di pemerintahan saya juga ketua HKTI. Saya sangat menentang kalau impor itu berdekatan dengan panen raya petani. Ini saya juga bersuara keras," kata Moeldoko saat ditemui di Kantor HKTI, Jakarta, Minggu (17/2).

Meski sempat menentang, namun dirinya menyadari upaya pemerintah melakukan impor beras tersebut untuk menutupi stok beras yang jumlahnya semakin menipis. Atas dasar tersebut, kemudian dirinya memandang bahwa impor memang perlu dilakukan untuk menjaga ketersediaan beras di kalangan masyarakat.

"Tapi kenapa tahun lalu melanjutkan impor? Karena kita menghadapi kekosongan maka harus dilakukan. Kita sangat takut kalau nanti ada emergency, karena kekeringan yang berkelanjutan, serangan hama yang berlebihan, maka kondisi-kondisi itu dapat mempengaruhi ketersediaan pangan," tutur Moeldoko.

Di samping itu, untuk menjaga perasaan para petani, dirinya bahkan sempat terjun langsung ke petani-petani kecil untuk memberikan pemahaman. "Saya harus berikan pemahaman ke petani Indonesia kenapa kita masih impor, saya jelaskan, ini loh masalahnya seperti ini," imbuhnya.

Moeldoko melanjutkan, dari hasil impor yang dilakukan pemerintah semua masuk ke gudang Perum Bulog. Sehingga tidak mempengaruhi harga panen di tingkat petani.

"Kemarin kita impor beras tapi harga tetap terjaga dengan baik ini maknanya apa? Yang kita impor itu masuk ke gudang. Waktu itu saya sarankan supaya satgas pangan itu kunci pintu gudang itu agar tidak mengganggu nilai jual petani dan itu terbukti," pungkasnya.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini