Cerita Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia Nyaris Bangkrut di Era SBY

Selasa, 8 Juni 2021 17:00 Reporter : Anggun P. Situmorang
Cerita Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia Nyaris Bangkrut di Era SBY Garuda Indonesia. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Sugiharto menceritakan kondisi maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang pernah hampir bangkrut. Hal tersebut terjadi pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Waktu itu, Presiden SBY meminta agar Garuda Indonesia tak sampai dipailitkan. Dia meminta seluruh pihak membantu maskapai pelat merah tersebut tetap terbang meski kondisi sulit.

"Saya pernah diperintahkan dalam rakortas, saat itu saya bawa ke sidang kabinet. Di sidang kabinet, saya bawa Garuda ini mau diselamatkan atau di let go (dipailitkan)?" katanya, dalam diskusi online, Jakarta, Selasa (8/6).

"Lantas Pak SBY mengatakan, Garuda Indonesia harus tetap terbang, Garuda harus diselamatkan," sambung Sugiharto.

Usai pertemuan tersebut, Presiden SBY menunjuk Boediono sebagai Menteri Koordinator yang kemudian berkoordinasi mencari dan menjalankan solusi di rakortas. Pilihannya, biarkan kreditur masuk dan memberikan bantuan dana.

"Setelah itu ditunjuk Pak Boediono sebagai Menko untuk melakukan koordinasi, solusi di rakortas waktu itu let the creditors termasuk dari ECA (Export Credit Agency) yang terdiri dari Jerman, Prancis dan Inggris yang menyewakan menjual airbus A320 6 unit yang kemudian menimbulkan unsustainable debt sebanyak 200 juta dollar waktu itu. Saya diperintahkan untuk let them sharing the gain, but also sharing the pain," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Temui ECA...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini