Cegah Penyebaran Varian Omicron, WNA & WNI dari Luar Negeri Dikarantina 7 Hari

Minggu, 28 November 2021 19:27 Reporter : Merdeka
Cegah Penyebaran Varian Omicron, WNA & WNI dari Luar Negeri Dikarantina 7 Hari Bandara Soekarno Hatta. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Pemerintah memutuskan untuk menambah waktu karantina untuk WNA maupun WNI berasal dari luar negeri menjadi 7 hari dari sebelumnya 3 hari. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mencegah penyebaran jenis baru virus covid-19, yaitu varian omicron yang berasal dari Afrika Selatan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, hingga kini tercatat 13 negara mendeteksi adanya kasus varian omicron di negara mereka, di mulai dari Afrika Selatan dan Botswana.

"Varian omicron ini sudah ditemukan di antaranya di Jerman, Belgia Inggris, Israel, Australia, dan Hong Kong. Melihat distribusi negara-negara tersebut kita tidak bisa mengesampingkan kemungkinan bahwa varian omicron ini sudah menyebar ke lebih banyak negara lagi," kata Luhut dalam Konferensi Pers, Minggu (28/11).

Untuk menyikapi perkembangan tersebut, pemerintah memutuskan untuk melarang WNA masuk ke Indonesia yang memiliki riwayat perjalanan selama 14 Hari terakhir dari negara Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Lesotho, Mozambik, Eswatini, Malawi, Angola, Zambia dan Hong Kong. Kebijakan ini akan segera diberlakukan dalam waktu 1 x 24 jam.

"Untuk WNI yang pulang ke Indonesia dan memiliki riwayat perjalanan dari negara-negara tersebut akan dikarantina selama 14 Hari. Pemerintah juga akan meningkatkan waktu karantina bagi WNA dan WNI yang dari luar negeri di luar negara-negara yang masuk daftar pada poin A menjadi 7 hari dari sebelumnya 3 hari," jelas Luhut.

2 dari 2 halaman

Langkah Waspada

Kementerian Kesehatan juga akan meningkatkan tindakan genomic sequencing terutama dari kasus-kasus positif yang berasal dari riwayat WNA atau WNI perjalanan ke luar negeri untuk mendeteksi varian omicron ini.

"Kami memperkirakan dengan kerja sama yang baik butuh satu sampai dua minggu depan untuk bisa lebih memahami lagi bagaimana efek dari varian omicron ini terhadap vaksin dan antibodi yang terbentuk dari infeksi alamiah," ujarnya.

Oleh karena itu langkah-langkah pengetatan perbatasan dan kedatangan dari luar negeri ini diambil pemerintah, sebagai langkah waspada untuk mencegah dan menghambat varian omicron masuk Indonesia.

"Kebijakan-kebijakan dapat informasi kembali ketika pemahaman kita terhadap varian omicron ini bisa lebih baik melalui penelitian Penelitian yang sedang berjalan saat ini," pungkas Luhut.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
Menko Luhut soal Varian Omicron: Lockdown Tidak Menyelesaikan Masalah
Menkes Sebut Varian Omicron Memiliki 50 Mutasi
Pemerintah Larang WNA Memiliki Riwayat Perjalanan ke Afrika Selatan Masuk Indonesia
WNI Tiba dari Negara Terdampak Covid-19 Omicron Akan Dikarantina 14 Hari
Varian Omicron, Pakar Sarankan RI Perketat Skrining Bukan Tutup Pintu Masuk
Mengenal Omicron, Varian Baru Covid-19 yang 500 Persen Lebih Menular

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini