Cara mudah millenials dapatkan rumah

Rabu, 20 Desember 2017 16:22 Reporter : Kethy
Cara mudah millenials dapatkan rumah Perumahan. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Program satu juta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada 29 April 2015 lalu didukung oleh beberapa kementerian salah satunya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR). KemenPUPR melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan sejak 2015 hingga 4 Desember 2017 telah memberikan bantuan pembangunan prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU) bagi 74.106 unit di Indonesia.

Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengatakan, bantuan PSU itu akan meningkatkan kualitas lingkungan perumahan yang dihuni oleh Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Bantuan stimulan ini meningkatkan kenyamanan masyarakat untuk tinggal dengan adanya jalan lingkungan, drainase, dan sarana air bersih.

Hingga awal Desember 2017, Program Satu Juta Rumah sudah mencapai 765.120 unit yang didominasi oleh rumah MBR sebanyak 619.868 unit (81 persen) dan 145.252 unit rumah non-MBR (19 persen).

Kemampuan Pemerintah untuk membangun fisik rumah MBR hanya sebesar 20 persen melalui pembangunan rusunawa, rumah khusus, rumah swadaya maupun bantuan PSU. Sementara 30 persen lainnya dibangun oleh pengembang perumahan MBR dengan bantuan subsidi KPR melalui program KPR FLPP, subsidi selisih bunga dan bantuan uang muka. Selebihnya dipenuhi melalui pembangunan rumah non subsidi oleh pengembang.

Sementara itu Direktur Rumah Umum dan Komersial (RUK) Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Dadang Rukmana mengatakan bantuan PSU yang diberikan kepada pengembang perumahan MBR merupakan komitmen Pemerintah mendukung penyediaan rumah MBR yang berkualitas baik. Besar bantuan dianggarkan maksimal sebesar Rp 6,2 juta per unit.

Perumahan ©2017 Merdeka.com



Dalam dua tahun berikutnya (2018-2019) bantuan PSU bagi perumahan MBR dapat bertambah 58.000 unit yang terdiri dari 27.500 unit pada tahun 2018 dan 30.500 unit pada tahun 2019. Sebaran penerima bantuan PSU hampir merata yakni 53,9 persen di kawasan barat dan 46,1 persen di kawasan timur Indonesia. Sehingga total capaian 2015-2019 mencapai 132.106 unit.

Tahapan pemberian bantuan PSU ini juga berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor 38/PRT/M/2015 Tahun 2015 mengenai Bantuan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum untuk Perumahan Umum yakni usulan, penetapan lokasi perumahan penerima bantuan, pelaksanaan pembangunan fisik dan terakhir pelaporan. Usulan dilakukan berjenjang mulai dari pengembang kepada Pemerintah Kabupaten atau Kota kemudian melanjutkan usulan kepada Pemerintah Provinsi dan terakhir diusulkan kepada Kementerian PUPR yang kemudian melakukan verifikasi persyaratan administrasi dan teknis serta pengecekan ke lapangan. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Kementerian PUPR
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini