Capai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, DPR Kembali Gelar WPFSD

Rabu, 4 September 2019 12:22 Reporter : Dwi Aditya Putra
Capai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, DPR Kembali Gelar WPFSD dpr. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI kembali menyelenggarakan forum parlemen dunia bertajuk World Parliamentary Forum on Sustainable Development (WPFSD) pada 4-5 September 2019 di Bali. Acara kali ketiganya ini akan mengangkat tema 'Combating inequality through Social and Financial Inclusion'.

Forum yang diinisiasi pertama kali oleh DPR RI pada tahun 2017 ini dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dan Ketua Parlemen dan perwakilan organisasi internasional dari berbagai negara di dunia, antara lain Ketua Parlemen Portugal, Gambia, Timor Leste, Arab Saudi, dan Presiden Inter-Parliamentary Union (IPU) Gabriella Cuevas Barron.

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Nurhayati Ali Assegaf, yang juga merupakan Chair WPFSD mengatakan, parlemen memiliki peran penting dalam mengadopsi kebijakan yang menitikberatkan pada pembangunan universal, inklusif, dan berkelanjutan. Ini dilakukan guna memastikan tidak ada satupun orang yang tertinggal dalam upaya pencapaian TPB di tahun 2030.

"Inklusi keuangan dan sosial dipilih menjadi tema pokok WPFSD tahun ini karena kedua hal tersebut memiliki peran penting dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemerataan pembangunan di segala bidang," katanya melalui keterangan resminya.

Selan itu, DPR juga menekankan pentingnya kerja sama multisektoral dalam pencapaian TPB, salah satunya yaitu dengan mewujudkan kolaborasi dan sinergi yang efektif antara pemangku kebijakan, akademisi, pelaku usaha, serta masyarakat.

Forum yang akan dibuka oleh Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, ini juga akan membahas beberapa topik diskusi antara lain peran infrastruktur dan inovasi industri dalam mendukung peluang pembangunan yang merata, bagaimana memastikan akses warga pedesaan terhadap suplai air dan sanitasi yang bersih dan sehat, serta pentingnya memperkuat kerja sama dalam mendukung keuangan inklusif.

Gubernur Bali, I Wayan Koster merasa gembira Bali dipercaya untuk ketiga kalinya menjadi tempat diadakannya forum parlemen dunia dalam WPFSD.

Delegasi parlemen dunia yang menghadiri WPFSD juga dijadwalkan akan mengunjungi Penglipuran Village, yang merupakan desa paling bersih di dunia dan telah menerapkan TPB dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat di dalamnya. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. DPR
  3. Denpasar
  4. Nurhayati Ali Assegaf
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini