Buruh desak Cak Imin perketat penangguhan UMP

Senin, 14 Januari 2013 17:01 Reporter : Novita Intan Sari
Buruh desak Cak Imin perketat penangguhan UMP Muhaimin Iskandar Industrial. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendesak Menteri Tenaga kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin untuk memperketat pengawasan terhadap penangguhan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang diajukan pengusaha.

"Pengawasan Menakertrans dalam proses penangguhan UMP perlu diperketat," ujar Ketua KSPI Said Iqbal dalam Media Gathering bertajuk "Strategi Menghadapi Ancaman PHK Pasca Kenaikan UMP" di Hotel Mega Proklamasi, Jakarta, Senin (14/1).

Menurutnya, syarat pengajuan penangguhan perlu diperketat agar tidak terjadi kecurangan-kecurangan dalam proses penangguhan UMP.

"Jangan sampai ada toleransi-toleransi dari pejabat pemerintah dalam mengabulkan penangguhan," tegasnya.

Dia menyebutkan ada beberapa kecurangan dalam penangguhan UMP yang sering terjadi. Semisal, pengusaha menekan serikat pekerja dan manipulasi laporan keuangan perusahaan.

"Praktik yang diduga sering terjadi perlu diawasi lebih ketat seperti penekanan terhadap serikat pekerja dan manipulasi laporan keuangan perusahaan," tutupnya.

Seperti diketahui, berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), ada 908 perusahaan yang mengajukan penangguhan UMP akibat tingginya kenaikan UMP pada tahun ini. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Upah Buruh
  2. Muhaimin Iskandar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini