BUMN ini ditunjuk jadi penasihat keuangan Tax Amnesty

Jumat, 22 Juli 2016 21:07 Reporter : Siti Nur Azzura
BUMN ini ditunjuk jadi penasihat keuangan Tax Amnesty Ilustrasi BUMN. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Setelah dibuka pada Senin (22/7) lalu, pemerintah semakin gencar mensosialisasikan program pengampunan pajak (Tax Amnesty) ke masyarakat. Selain itu, pemerintah juga tengah mempersiapkan berbagai kebijakan untuk menampung hasil dari program tersebut.

Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Bappenas Sofyan Djalil mengatakan pemerintah akan melibatkan badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai penasihat keuangan (financial advisor) antara perusahaan dan investor.

"Kami nanti melibatkan BUMN seperti Danareksa dan Bahana, untuk membuat analisa, mencari industri yang menarik untuk bisa ditawarkan ke investor. Kalau nanti Tax Amnesty masuk agar bisa ditawarkan ke mereka," kata Menteri Sofyan di Gedung Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat (22/7).

Dia menambahkan, peran penasihat keuangan ini penting agar dana investasi bisa terserap dengan baik dan sesuai sasaran. Menurutnya, sektor-sektor yang sudah suap untuk menampung dana Tax Amnesty, yakni industri berbasis migas, baja, agro, dan lain lain.

"Yang paling siap kan umumnya project project brownfield, yang sudah ada pabrik atau mau ekspansi. (Instrumen) Apa perlunya? Bonds atau kalau mau go public di pasar modal sehingga bisa jadi tempat bagi dana Tax Amnesty," imbuhnya. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini