BUMN Berkolaborasi Bentuk Program Agro Solution untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 17 September 2020 17:57 Reporter : Dwi Aditya Putra
BUMN Berkolaborasi Bentuk Program Agro Solution untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani Ilustrasi sawah. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui sinergi BUMN mengembangkan program agro-solution untuk meningkatkan produktivitas hasil panen serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Achmad Bakir Pasaman menjelaskan, Grup Pupuk Indonesia tengah mengembangkan sejumlah Program Agro-Solution untuk membantu petani memenuhi kebutuhan pertanian mereka, sehingga mendorong peningkatan hasil panen serta membantu meningkatkan pendapatan.

"Saat ini melalui Pupuk Kujang di Kawasan Sukamandi, Subang, kami bekerja sama dengan PT Sang Hyang Seri, PT RNI, dan juga PT Pertani, kami ikut terlibat dalam kegiatan corporate farming di atas lahan seluas 1.000 hektare," kata Bakir di Jakarta, Kamis (17/9).

Keterlibatan Grup Pupuk Indonesia dalam kolaborasi BUMN ini antara lain dalam hal analisa uji tanah, pengawalan teknis, serta penyediaan pupuk. "Dari pantauan sementara, dari corporate farming ini ada peningkatan produktivitas yang signifikan, dari rata-rata 5 ton menjadi 8-9 ton per hektare," jelas Bakir.

Selain kerja sama corporate farming di Sukamandi, Pupuk Indonesia melalui anak usahanya PT Pupuk Kaltim juga tengah mengembangkan konsep agro-solution di sejumlah desa di Jember dan Banyuwangi, dengan masing-masing areal lahan seluas 10 hektare.

"Konsepnya mirip, tapi untuk Program Agro Solution di Jember dan Banyuwangi ini kami bekerja sama langsung dengan petani, bukan perusahaan," jelas Bakir.

Petani-petani tersebut mendapatkan pembinaan dan kawalan teknis, serta pasokan pupuk non subsidi yang disesuaikan dengan kondisi lahannya. "Mereka juga kami kawal untuk mendapatkan bantuan permodalan KUR dari perbankan, serta memperoleh asuransi pertanian," jelasnya.

Program ini juga dimanfaatkan untuk uji coba teknologi i-Farm, yaitu aplikasi yang dikembangkan Pupuk Kaltim untuk memantau aktivitas dan kemajuan para petani binaan di daerah tersebut.

"Tentunya juga kami bersinergi dengan pemerintah daerah dan petugas PPL untuk membina petani, termasuk juga pihak swasta," kata Bakir.

Melalui Program Agro Solution, Bakir berharap produktivitas pertanian bisa meningkat di atas rata-rata.

Baca Selanjutnya: Dorong Kesejahteraan Petani...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Petani
  3. Pertanian
  4. BUMN
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini