BUMN belum tau rencana pemindahan pabrik PT Pindad dan PT DI ke Lampung

Jumat, 29 September 2017 13:59 Reporter : Siti Nur Azzura
BUMN belum tau rencana pemindahan pabrik PT Pindad dan PT DI ke Lampung Pindad. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian badan Usaha Milik Negara (BUMN), Fajar Harry Sampurno mengaku belum mengetahui rencana Kementerian Pertahanan untuk merelokasi atau memindahkan pabrik industri pertahanan yaitu PT Dirgantara Indonesia (DI), PT Pindad dan PT PAL Indonesia.

"Belum ada, kita juga belum diberitahu (Menhan), kita juga baru taunya dari media," kata Fajar di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (29/9).

Dia menambahkan, kementerian memang pernah melakukan kajian awal terkait kebutuhan lahan untuk galangan kapal, bukan untuk relokasi industri pertahanan. Namun, belum ada pembicaraan lebih lanjut mengenai kebutuhan lahan tersebut.

"Kita juga sama sekali belum ada komunikasi, memang ada rencana pemanfaatan lahan, khususnya galangan kapal. Tapi belum ada pembicaraan lebih lanjut," imbuhnya.

Sebagai informasi, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan, agar industri pertahanan lebih kuat dan profesional maka di antaranya PT Dirgantara Indonesia, PT PAL hingga PT Pindad akan direlokasi.

Untuk itu, Kementerian Pertahanan telah menyiapkan lahan kurang lebih sekitar 10 hektar (ha). Meski demikian, pihaknya masih mencari lokasi yang tepat, dengan kemungkinan besar Lampung menjadi pilihan. [idr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini