Bulog Siap Salurkan 700.000 Ton Beras untuk Bansos

Selasa, 2 Juli 2019 13:44 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Bulog Siap Salurkan 700.000 Ton Beras untuk Bansos Beras Bulog. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Direktur Pengadaan Perum Bulog, Bachtiar menyatakan pihaknya siap menyalurkan 700.000 ton beras untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hingga akhir tahun ini.

"Untuk BPNT kalau tadi di rapat pengembangan sama ini ya sekitar 700.000 ton, Juli sampe dengan Desember ya," kata Bachtiar saat ditemui usat rapat di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Selasa (2/7).

Dia menegaskan Bulog akan menyalurkan beras dengan kualitas terbaik serta stok terbaru untuk bantuan sosial (bansos) tersebut.

"Intinya Bulog siap untuk pelayanan BPNT, terus untuk masalah kualitas beras ya kita kasih beras yang terbaru. Kan pengadaan kita sudah sekitar ada 800.000 ton lebih yang baru loh yah, bukan stok lama," tegasnya.

Sebelumnya, Kementerian Sosial RI akan menyerap beras milik Perum Bulog dalam Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan penyaluran beras ke masyarakat.

Menteri Sosial, Agus Gumiwang menyebutkan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dan Bulog. Di mana kedua belah pihak memiliki kepentingan serupa untuk memaksimalkan penyaluran beras ke masyarakat.

Selain itu, dia menyatakan keputusan tersebut diambil karena kualitas beras Bulog sudah teruji. Hal ini kemudian yang membuatnya yakin untuk menjadikan Bulog sebagai supplier utama program BPNT.

"Saya percaya lah Bulog kualitasnya akan baik. Saya tidak ada keraguan sama sekali. Kemampuan Bulog untuk mensupply beras yang baik dan berkualitas," kata dia saat ditemui usai rapat di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (2/7).

Adapun tahun ini program BPNT membutuhkan sekitar 1,5 juta ton beras dengan asumsi 1 KPM menerima 10 kg. "Kita akan upayakan akan lebih dari 70 persen. Akan di atas 70 persen. Ya kalau bisa 70 sampai 100 persen," jelasnya.

Dalam implementasinya nanti, Bulog dapat menjual beras miliknya dalam gerai e-warung, yang merupakan instrumen dari penyaluran program BPNT. Kemensos optimistik akan mampu menyerap beras Bulog sebanyak mungkin. Bahkan, pihaknya siap menyerap hingga 100 persen dari kebutuhan program BPNT. [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini