Buka perdagangan saham, Kapolri sebut ekonomi dan hukum harus jalan beriringan

Senin, 20 November 2017 11:36 Reporter : Saugy Riyandi
Kapolri Tito Karnavian. ©2017 Biro Pers Setpres

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mendapatkan kehormatan untuk membuka perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini, Senin (20/11). Kedatangan Tito langsung disambut jajaran direksi BEI, salah satunya Direktur Utama BEI Tito Sulistiyo.

Tito mengatakan stabilitas keamanan dan ekonomi harus berjalan secara beriringan. Stabilitas keamanan akan menciptakan iklim ekonomi yang positif, dan sebaliknya masyarakat yang berkecukupan secara ekonomi cenderung patuh terhadap hukum.

"Memang urusan keamanan dan ekonomi ibarat dua sisi mata uang yang memiliki nilai. Ekonomi tidak akan berjalan tanpa jaminan keamanan. Sebaliknya, keamanan juga ditentukan oleh stabilitas ekonomi, kalau rakyat cukup makan, perutnya kenyang relatif masalah keamanan cenderung lebih baik, gangguan keamanan menurun," ujar Tito di Gedung BEI.

Dia pun mengaku tersanjung saat diminta membuka perdagangan saham hari ini. Sebab, pembukaan perdagangan ini merupakan yang pertama kalinya saat menjabat sebagai Kapolri.

Menurutnya, pembukaan perdagangan ini bukan hanya bersifat seremonial, sekaligus menjadi penghargaan dan pengakuan pentingnya aspek keamanan dalam rangka mendukung usaha dan bisnis.

"Kita bisa menyamakan pendapat, pikiran, visi, misi bahwa dua sisi ini, antara ekonomi dan keamanan harus kolaborasi," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengatakan kondisi politik di Tanah Air tidak pernah mengganggu stabilitas di pasar saham Indonesia. Apalagi, tahun depan Indonesia sudah memasuki tahun politik dan menggelar pemilihan presiden 2019.

Menurutnya, sepanjang sejarah transaksi di pasar modal tetap berjalan kondusif meskipun ada pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah. "Itu karena orang percaya ada stabilitas dalam keamanan Indonesia," ujar Tito.

[azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini