BTN sebut bisnis properti kelas atas menurun 40 persen

Senin, 27 Juli 2015 19:50 Reporter : Angga Yudha Pratomo
BTN sebut bisnis properti kelas atas menurun 40 persen Rumah mewah. CNBC©2015

Merdeka.com - Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN), Maryono mengakui saat ini terjadi pelemahan bisnis sektor properti di Indonesia. Selama semester I-2015, sektor properti kalangan menengah atas mengalami penurunan paling tajam.

Maryono menyebut penurunan sektor properti kalangan atas ini mencapai 40 persen. "Pada umumnya yang kita lihat, bisnis properti mengalami penurunan, bagian mana? bagian menengah ke atas, penurunan sampai 30-40 persen," kata Maryono di Jakarta, Senin (27/7).

Namun demikian, kalangan menengah ke bawah justru mengalami peningkatan. Ini didukung adanya program pemerintah dalam memberikan subsidi perumahan.

"Sektor properti menengah ke bawah, meningkat, ini adanya realisasi subsidi, plafon untuk 1 tahun jadi 6 bulan," jelasnya.

Dia menambahkan, meski mengalami penurunan, bisnis properti khusus di kelas menengah masih dalam kondisi baik. Sayangnya dia tidak menjelaskan lebih detil mengenai kondisi ini.

"Kelas menengah, itu juga masih bagus," terangnya. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Properti
  3. BTN
  4. Perumahan
  5. KPR
  6. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini