BTN Raup Kredit Baru Rp7,2 Triliun di Indonesia Properti Expo 2019

Senin, 5 Agustus 2019 16:38 Reporter : Idris Rusadi Putra
BTN Raup Kredit Baru Rp7,2 Triliun di Indonesia Properti Expo 2019 PLN Tutup Pameran Indonesia Properti Expo 2019. istimewa ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pembangunan infrastruktur sarana transportasi di daerah penyangga Jakarta, seperti Bogor, Tangerang dan Bekasi membuat penjualan properti di wilayah tersebut makin diminati oleh pengunjung selama Pameran Indonesia Properti Expo 2019 yang digelar dari tanggal 27 Juli 2019 hingga 4 Agustus 2019.

Ajang pameran properti terbesar yang didukung oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tersebut menyedot animo masyarakat yang cukup besar, dengan jumlah pengunjung mencapai 160.748 pengunjung selama sepekan pameran tersebut digelar. Hasilnya, jumlah izin prinsip Kredit Pemilikan Rumah atau KPR maupun Kredit Pemilikan Apartemen atau KPA yang dibukukan Bank BTN berhasil menembus target sebesar Rp7,22 triliun dengan jumlah unit yang terjual mencapai 10.947 unit hunian. Angka ini di atas target awal yang dipatok sebesar Rp5 triliun.

"Kami bersyukur target tersebut terlampaui dan ini menunjukkan minat masyarakat masih tinggi untuk memiliki rumah, terutama yang aksesnya mudah, dekat dengan sarana transportasi massal seperti di kawasan Bogor, Tangerang, dan Bekasi yang harganya masih cukup terjangkau, sekitar Rp300-500 juta," kata Direktur Commercial Banking Bank BTN, Oni Febriarto R, pada saat menutup IPEX 2019 di Jakarta.

Dengan strategi promosi yang menarik di antaranya suku bunga murah, bebas biaya promosi, bebas biaya administrasi dan adanya kerjasama dengan mitra developer, Bank BTN berhasil menggiring minat pembeli rumah dari segmen KPR/KPA Non Subsidi, Subsidi, maupun Syariah.

Adapun izin prinsip KPR/KPA yang sudah disetujui tersebut mayoritas mengalir ke segmen KPR/KPA Non Subsidi mencapai Rp5,89 triliun atau setara dengan 5.986 unit hunian. Sementara Ijin Prinsip KPR/KPA Subsidi sebanyak Rp683,04 miliar atau sebanyak 4.170 unit hunian. Sedangkan Unit Usaha Syariah BTN berhasil meluluskan ijin prinsip KPR/KPA Syariah untuk 791 unit hunian, atau senilai kurang lebih Rp647,51 miliar.

"Kami mengapresiasi dukungan para pengembang dalam IPEX tahun ini dan kepercayaan masyarakat kepada BTN untuk menfasilitasi KPR atau KPA yang mereka beli serta kerjasama seluruh tim yang melayani dengan baik selama pameran berlangsung," kata Oni menambahkan.

Oni menilai, perkembangan properti akan semakin pesat ke depannya, karena masih banyak proyek transportasi massal yang terus dibangun oleh Pemerintah Pusat maupun daerah. Selain itu hadirnya stasiun ataupun terminal baru juga membuka akses jalan yang semakin banyak ke kantong-kantong pemukiman yang ada di wilayah Jabodetabek.

"Akhir tahun ini, IPEX akan kembali hadir dan kami harap bisa memberikan yang terbaik bagi para peminat properti, baik untuk investasi maupun untuk di huni," katanya. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini