BSU Diharapkan Dongkrak Daya Beli Masyarakat

Minggu, 2 Oktober 2022 16:24 Reporter : Siti Ayu Rachma
BSU Diharapkan Dongkrak Daya Beli Masyarakat Pasar tradisional. ©2018 Merdeka.com/Desi

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penyaluran program Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2022 senilai Rp 600.000 dipercepat. Terutama, untuk penerima manfaat dari daerah-daerah yang jauh dari ibu kota.

"Kita harapkan dari penyaluran BLT daya beli konsumsi masyarakat bisa terangkat menjadi lebih baik dan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi secara makro," ucapnya di saat meninjau penyaluran BSU di Kota Ternate, Maluku Utara, beberapa waktu lalu.

Presiden Jokowi menuturkan, sampai saat ini secara nasional BSU sudah tersalurkan kepada 7.077.550 pekerja atau sebanyak 48,3 persen. Kendati demikian, mungkin masih ada yang mempertanyakan bagaimana cara penyaluran dan memastikan para pekerja/buruh penerima dana BSU.

Pertama, Bank/Pos penyalur membuat dan menyampaikan laporan data penyaluran BSU kepada Kemnaker. Kemudian kedua, laporan yang diberikan berupa jumlah penerima BSI dan jumlah dana yang disalurkan ke rekening penerima BSU atau yang diterima secara tunai.

"Inilah cara Kemanker pastikan BSU sampai di rekening Rekanaker penerima BSU 2022," tulis di akun instagram @Kemanker, ditulis Minggu (2/10). [azz]

Baca juga:
Hore, Tenaga Kesehatan Juga Dapat BSU 2022
Punya Gaji Besar Tapi Dapat BSU, Siap-Siap Kena Sanksi
Terungkap, Ini 3 Penyebab BSU Rp600.000 Tak Kunjung Cair
Menaker Kantongi 1,5 Juta Rekening Penerima BSU, Senin Depan Langsung Ditransfer
Terungkap, Ini Penyebab Pencairan BSU Rp600.000 Harus Melalui Banyak Tahap

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini