BSI Permudah Masyarakat Tukar Uang Baru Lebaran 2026 di Kalsel
Bank Syariah Indonesia (BSI) di Kalimantan Selatan menyediakan layanan penukaran uang baru untuk kebutuhan Lebaran 2026, mempermudah masyarakat berbagi kebahagiaan Idul Fitri.
Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Office IX Kalimantan memastikan ketersediaan layanan penukaran uang baru menjelang Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026. Layanan ini tersedia di seluruh kantor BSI di wilayah Kalimantan Selatan, termasuk Banjarmasin, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Inisiatif ini bertujuan agar masyarakat dapat berbagi kebahagiaan dengan uang baru saat perayaan Lebaran.
Regional CEO BSI RO IX Kalimantan, Saefudin Suria Hidayat, menjelaskan bahwa penukaran uang baru ini merupakan bagian dari tradisi berbagi kebaikan. Lonjakan permintaan penukaran uang baru sudah mulai terasa sejak Ramadan dan diperkirakan akan mencapai puncaknya mendekati Idul Fitri. BSI telah menyiapkan stok uang yang cukup untuk melayani seluruh nasabah dan masyarakat.
Untuk menjamin kelancaran proses, BSI bekerja sama erat dengan Bank Indonesia (BI) dalam penyediaan uang baru. Kolaborasi ini memastikan bahwa keinginan masyarakat untuk mendapatkan uang baru dapat terpenuhi dengan baik. Selain di kantor cabang, layanan penukaran juga akan dibuka di beberapa titik pelayanan di luar kantor BSI.
Ketersediaan Uang Baru dan Kolaborasi BSI-BI
Saefudin Suria Hidayat menegaskan bahwa konter pelayanan BSI di Kalimantan Selatan kini semakin ramai didatangi nasabah. Pihak BSI telah mengantisipasi lonjakan ini dengan mempersiapkan jumlah uang baru yang memadai. Layanan penukaran uang ini menjadi salah satu bentuk dukungan BSI terhadap tradisi masyarakat dalam merayakan Idul Fitri.
Kerja sama strategis antara BSI dan Bank Indonesia menjadi kunci utama dalam memastikan pasokan uang baru. Kemitraan ini bertujuan untuk menjamin seluruh kebutuhan penukaran uang baru masyarakat dapat terpenuhi secara optimal. Masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan stok uang baru menjelang hari raya.
Selain di kantor cabang, BSI juga berencana membuka titik-titik layanan penukaran uang di lokasi strategis lainnya. Inisiatif ini dilakukan untuk memberikan kemudahan akses yang lebih luas bagi masyarakat. Jumlah uang baru yang disiapkan akan disesuaikan dengan kebutuhan, sehingga diharapkan mencukupi bagi semua.
Pencapaian BSI dan Peran sebagai Bank Himbara
Di tengah persiapan layanan Lebaran, BSI juga mencatatkan kinerja gemilang hingga akhir tahun 2025. Prestasi pertumbuhan yang signifikan ini mengukuhkan posisi BSI di industri perbankan nasional. Capaian ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan perbankan syariah.
Berkat pertumbuhan yang positif, per tanggal 23 Januari 2026, BSI resmi ditetapkan sebagai Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Status ini menempatkan PT Bank Syariah Indonesia Tbk setara dengan bank-bank besar lainnya seperti Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI. Penetapan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah perbankan syariah di Indonesia.
BSI juga memiliki keunggulan unik sebagai satu-satunya bank bullion atau emas di Indonesia. Program perbankan sektor emas ini semakin memperkuat posisi BSI dalam ekosistem keuangan syariah nasional. Keunggulan ini memberikan nilai tambah bagi nasabah yang ingin berinvestasi atau bertransaksi dengan emas secara syariah.
Komitmen BSI dalam Berbagi Kebaikan
Dalam kesempatan Ramadhan Media Connect yang bertema "Merajut Kolaborasi, Menguatkan Narasi", BSI menunjukkan komitmen sosialnya. Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dengan media, tetapi juga wadah untuk berbagi kebaikan. BSI terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat luas.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, BSI memberikan santunan berupa Tunjangan Hari Raya (THR) kepada anak-anak yatim. Penerima santunan berasal dari Yayasan Pendidikan Islam dan Tahfidz Dar Al Masyhur Banjarmasin. Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam menebarkan manfaat di bulan suci Ramadan.
Sumber: AntaraNews