BPS: Penumpang Pesawat Turun di Januari 2019 Akibat Kebijakan Bagasi Berbayar

Jumat, 1 Maret 2019 10:49 Reporter : Merdeka
BPS: Penumpang Pesawat Turun di Januari 2019 Akibat Kebijakan Bagasi Berbayar Lion Air. ©2018 humas lior air

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah penumpang angkutan udara pada Januari 2019 mengalami penurunan, baik untuk domestik maupun internasional. Salah satu disebabkan oleh kebijakan bagasi berbayar yang ditetapkan oleh sejumlah maskapai.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Yunita Rusanti mengatakan, jumlah angkutan udara domestik pada Januari 2019 sebanyak 6,7 juta orang, atau turun 16,07 persen dibandingkan Desember 2018.

Dia menjelaskan, penurunan jumlah penumpang terjadi di Bandara Soekarno-Hatta sebesar 23,31 persen, Bandara Juanda Surabaya turun 12,74 persen, Bandara Ngurah Rai Bali turun 9,90 persen, dan Bandara Hasanuddin Makassar turun 6,55 persen.

"Karena bagasi berbayar ini lebih ke domestik. Makanya terkait dengan (penurunan) angkutan udara domestik," ujar dia di Kantor BPS, Jakarta, Jumat (1/3).

Selain kebijakan bagasi berbayar, adanya peralihan pola perjalanan masyarakat dari angkutan udara ke angkutan darat melalui jalur tol juga turut memberikan andil pada penurunan penumpang angkutan udara di Januari 2019.

"Untuk angkutan udara, secara umum ada peralihan. Dengan adanya tol, yang langsung Jakarta-Surabaya, membuka peluang angkutan udara, sudah tarifnya naik, jadi beralih ke darat. Apalagi sudah ada tol. Jadi pengaruh juga (adanya jalan tol)," ungkap dia.

Sementara untuk jumlah penumpang angkutan udara internasional pada Januar 2019 tercatat sebanyak 1,5 juta orang atau turun 7,18 persen dibandingkan Desember 2018. Penurunan jumlah penumpang terjadi di Bandara Soekarno-Hatta sebesar 16,7 persen, Bandara Juanda Surabaya sebesar 15,56 persen dan Bandara Kualanamu Medan sebesar 8,15 persen.

Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6.com [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini